ULM bentuk Tim Investigasi terkait 11 Dosen FH diduga Merekayasa Syarat Permohonan Guru Besar

Teks Foto []hafidz BERI KETERANGAN - Para petinggi ULM saat memberikan keterangan terkait sebelas orang dosen yang diduga mengirim artikel ilmiah ke jurnal predator .(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com – Inspektorat Jenderal Kementerian Pendidikan menurunkan tim untuk memeriksa sebelas orang dosen Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (ULM ) Banjarmasin.

Diketahui, kesebelas dosen FH ULM tersebut diduga merekayasa syarat permohonan guru besar, dengan cara mengirimkan artikel ilmiah ke jurnal predator.

Bacaan Lainnya

“Iya benar terkait hal tersebut, kami diminta langsung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk membentuk tim internal guna melakukan klarifikasi, memastikan ada atau tidaknya pelanggaran integritas akademik, ” ucap Wakil Rektor I Bidang Akademik ULM, Iwan Aflanie. Senin (08/07/2024) siang, saat ditemui awak media.

Ia menyampaikan, tim internal atau investigasi yang dibentuk berjumlah lima orang untuk mengusut tuntas masalah pelanggaran integritas akademik. Selanjutnya dasar klarifikasi itu adalah hasil investigasi tim Kementerian Pendidikan.

“Selama prosesnya kami juga akan melakukan koordinasi dengan pihak Kementerian dan akan segera menyelesaikan dugaan kasus sebelas dosen ini, karena ULM didesak agar secepatnya memastikan, ada atau tidaknya pelanggaran, ” ujarnya.

Iwan membantah, terkait pembentukan tim investigasi yang mencari tahu siapa pengadu atau whistleblower yang membuat kasus ini menjadi ramai diperbincangkan.

“Kami akan lebih memfokuskan terkait surat perintah dari Kementerian terlebih dahulu daripada mencari tahu siapa pengadu atau Whistleblower, ” jelasnya.

Terlebih, menurutnya, kasus ini harus segera diselesaikan karena masalah ini adalah bukan dari (ULM) melainkan mereka yang telah diperiksa.

Ditanyakan terkait status sebelas dosen itu, mereka masih melakukan tugasnya sebagai guru besar.

Diketahui, pengaduan kasus ini sejak Desember 2023 dan bermula adanya laporan anonim.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait