Disdik Kotim Cairkan Rapel Kenaikan Gaji dan Tunjangan Guru

Teks foto: Kepala Disdik Kabupaten Kotim, Muhammad Irfansyah. (Foto: Istimewa/Pemkab Kotim)(kalselpos.com)

Sampit, kalselpos.com – Para guru di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) akhirnya bisa tersenyum, pasalnya

uang rapel kenaikan gaji dan tunjangan yang sebelumnya tertunda, kini telah dicairkan dan mereka terima.

Bacaan Lainnya

 

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotim, Muhammad Irfansyah mengatakan, pembayaran uang rapel kenaikan gaji dan tunjangan guru yang sempat terkendala masalah administrasi, kini telah direalisasikan.

 

“Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melaui Dinas Pendidikan telah merealisasikan pembayaran rapelan kenaikan gaji dua bulan Januari dan Februari, Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau dikenal dengan nama sertifikasi untuk triwulan 1 dan TPP khusus guru pada satuan pendidikan untuk bulan Februari dan TPP THR, tunjangan khusus guru dan tamsil non sertifikasi guru,” kata Irfansyah di Sampit, Sabtu (15/6).

 

Pemkan Kotim melalui Disdik telah merealisasikan uang rapel kenaikan gaji ASN selama dua bulan, yakni Januari dan Februari 2024 untuk para guru, sudah direalisasikan. Pembayarannya telah ditransfer ke rekening masing-masing pada 11 Juni 2024.

Selanjutnya untuk TPG atau dikenal dengan nama sertifikasi, proses pembayaran untuk triwulan I telah dilakukan. Dana telah ditransfer ke rekening masing-masing pada 27 Mei 2024 dengan jumlah total anggaran yang dikucurkan sebesar Rp19.054.113.800

Untuk TPP khusus guru PNS dan PPPK pada satuan pendidikan untuk Februari dan TPP THR juga sudah dibayarkan. Dana tersebut sudah ditransfer ke rekening masing masing pada 7 Juni 2024 dengan jumlah total sebesar Rp10.689.931.740.

Selain itu, pemerintah daerah telah merealisasikan pembayaran Tunjangan Khusus Guru (TKG) dan sudah ditransfer ke rekaning masing-masing pada 7 Juni 2024 dengan jumlah Sebesar Rp2.377.469.000.

 

“Sementara itu, untuk tambahan penghasilan atau tamsil non sertifikasi guru dibayarkan dan ditransfer ke rekening masing-masing dengan jumlah sebesar Rp748.500.000 pada tanggal 11 Juni 2024,” tegas Irfansyah.

 

Irfansyah menambahkan, pemerintah daerah tidak ada niat sedikit pun untuk menunda pembayaran uang rapel kenaikan gaji dan tunjangan guru. Ketika ada kendala pun, pihaknya berupaya seoptimal mungkin mencari solusinya agar pembayaran tersebut bisa secepatnya direalisasikan.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

 

 

 

 

Pos terkait