18 Calon Guru Penggerak Panen Hasil Belajar 

Teks foto Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin mendapat kalungan bunga melati pada pembukaan festival lokakarya panen hasil program pendidikan guru penggerak di Kabupaten Tapin.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin buka Festival Panen Hasil Belajar hasil program pendidikan guru penggerak angkatan 9 Dinas Pendidikan Kabupaten Tapin. Sabtu (20/4/2024) bertempat Aula SMA Rantau.

 

Bacaan Lainnya

Festival panen hasil belajar dimulai dengan pembacaan ayat suci Alquran dibawakan oleh salah satu calon guru penggerak angkatan 9 dan penampilan 18 orang calon guru penggerak angkatan 9.

 

Turut hadir Sekretaris Daerah Tapin Dr Sufiansyah, Kepala Dinas Pendidikan Tapin Irnawati, Perwakilan Dinas Pendidikan Prov Kalsel Tokoh Pendidikan di Kabupaten Tapin serta jajaran Dinas Pendidikan Tapin

 

Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin dalam sambutannya menyampaikan, program pendidikan guru penggerak merupakan program yang sejatinya mengembangkan pengalaman pembelajaran sesuai dengan kebutuhan guru sebagai bagian dari kebijakan merdeka belajar melalui pendidikan guru.

 

“Tujuan pendidikan guru penggerak untuk menghasilkan manusia unggul melalui pendidikan dan merupakan hal yang penting dalam rangka mewujudkan tersedianya guru Indonesia yang berdaya dan memberdayakan, “jelasnya.

 

Pemerintah kabupaten Tapin memberikan apresiasi tinggi dan ucapan selamat kepada semua calon guru penggerak yang telah belajar dengan sungguh sungguh untuk dapat mencapai hasil maksimal.

 

“Saya ucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang tinggi buat semua yang terlibat dalam kegiatan pendidikan guru penggerak, “katanya.

 

Untuk saya berpesan kepada cpg, jadilah pemimpin pembelajaran yang handal selalu menjadi teladan dan jangan berhenti belajar tergerak bergerak dan menggerakkan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Tapin Irnawati melaporkan, kepempinan pendidikan kedepannya berasal dari guru penggerak

 

“Tujuan mempersiapkan membentuk para guru terbaik untuk menjadi pemimpin yang berkualitas dijenjang sekolah di Kabupaten Tapin, “ujarnya.

 

Jumlah calon guru penggerak berjumlah 18 guru dari jenjang TK SD SMP dan SMA  di Kabupaten Tapin.

 

Untuk diketahui perjalanan calon guru penggerak mengadakan seleksi, simulasi belajar dan wawancara serta loka karya serta praktek dan belajar secara daring selama 6 bulan.

 

“Pendidikan guru penggerak ini dilaksanakan selama enam bulan dengan pola 70 persen pembelajaran daring online di tempat kerja tanpa meninggalkan tugas mengajar di sekolah 20 persen belajar dengan rekan kerja sejawat dan 10 persen belajar dengan pengajar praktek, fasilitator dan hasil akhir kegiatan guru penggerak yaitu menampilkan lokakarya panen hasil belajar, “ujarnya.

 

Untuk diketahui bahwa selama masa pendidikan ini para cgp ini,  tetap melaksanakan tugasnya berbagai pendidikan di sekolahnya masing-masing.

 

“Jadi mereka calon guru penggerak tetap bertanggung jawab dengan tidak melaksanakan tugas utamanya sebagai pendidik di sekolah masing-masing, “katanya.

 

18 calon guru penggerak nantinya akan dijadikan calon kepala sekolah dan pengawas di Kabupaten Tapin.

 

Sebelum dibuka festival panen hasil belajar, Calon Guru Penggerak memberikan laung dari kain sasirangan kepada Pj Bupati Tapin, Kepala Tim Guru Penggerak Kalsel dan Sekda Tapin dilanjutkan dengan pembukaan festival lokakarya dari calon guru penggerak angkatan 9 Kabupaten Tapin.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait