Gila ! Siswi SD diperkosa Pria berumur. Kadisdik Banjarmasin enggan Berkomentar

Teks foto 1 : Ilustrasi Pemerkosaan (net)

Banjarmasin, kalselpos.com – Seorang siswi yang masih duduk di Sekolah Dasar (SD) Kota Banjarmasin berinisial (A) diduga telah menjadi korban pemerkosaan oleh seorang kakek-kakek.

Dari informasi yang berhasil diperoleh kalselpos.com, pemerkosaan terhadap siswi yang masih duduk di bangku SD itu terjadi pada bulan Mei 2023 lalu.

Bacaan Lainnya

Ibu korban DA (30) saat ditemui dikediamannya, Senin (08/01/2024) petang mengatakan, saat itu dirinya sedang mencari korban yang entah mengapa tidak kunjung pulang sekolah hingga sore hari.

“Sudah saya cari ke sekolah namun tidak ada, sempat melapor ke kepala sekolah dan diminta untuk menanyakan ke teman sekolahnya yang lain, namun saat ditanya ke teman korban yang lain tidak ada mengetahui keberadaannya, ” ucapnya.

Tak berselang lama, lalu ada warga yang mengatakan kalau melihat korban sedang menangis.

Karuan saja mendengar itu, sang ibu pun langsung pergi ke lokasi dan menghampiri anaknya yang sedang menangis.

“Saat ditanya kenapa menangis, disitulah saya tahu apa yang telah terjadi dengan sang anak yang telah dilecehkan hingga dilakukan hal tak senonoh oleh salah seorang warga yang tak berada tak jauh di rumahnya, ” lanjutnya.

Setelah tau semua apa yang terjadi dengan anaknya, ia pun bercerita kepada suaminya. Seketika langsung saja mendatangi rumah terduga pelaku yang tak jauh dari rumahnya.

“Saat suami saya mendatangi rumah terduga pelaku, dengan mudahnya lelaki yang umurnya diperkirakan sudah 50 tahun keatas itu menjawab khilaf, ” katanya dengan raut muka yang sedih.

Mendengar jawaban yang sangat mengesalkan itu, langsung ia bersama dengan anak melaporkan hal tersebut ke Polresta Banjarmasin.

Namun, sejak ia melaporkan kejadian itu di bulan Mei 2023 hingga sekarang, terduga pelaku masih belum ditangkap.

“Ia berharap agar orang yang telah melakukan hal tak senonoh kepada anak gadisnya itu dapat segera ditangkap, ” harapnya.

Mengutip Klikkalsel.com Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin Kompol Thomas Afrian saat ditanyakan terkait kasus tersebut.

“Saya cek dulu,” jawabnya saat dihubungi melalui aplikasi WA.

Mirisnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Nuryadi saat dihubungi terkait kasus tersebut malah enggan memberikan Statment.

Saat dicoba dihubungi melalui WhatsApp Kalselpos, ia hanya menjawab, kena ja dulu soal ini jangan setemen Ulun (red).

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait