BPK se Kecamatan Danau Panggang Dibekali Penanggulangan Bencana dan Etika Berlalu Lintas

Teks foto: Penyampaian materi penanggulangan bencana dan etika berlalu lintas bagi relawan BPK se Kecamatan Danau Panggang. (humas)

Amuntai, kalselpos.com – Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) di Kecamatan Danau Panggang dibekali ilmu penanggulangan bencana dan etika berlalu lintas.

Berlokasi di Kantor Desa Palukahan, Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten HSU, materi disampaikan oleh Kapolsek Danau Panggang IPDA Marwan Susandi Ahmad, bersama, Bhabinkamtibmas, Danramil 011 Danau Panggang Kopda Hasanuddin, dan dihadiri Kepala Desa Palukahan, serta Ketua BPK se-Kecamatan Danau Panggang dengan anggota, kemarin.

Bacaan Lainnya

Materi sosialisasi disampaikan oleh Kapolsek Danau Panggang, sekaligus memberikan pengarahan kepada seluruh relawan BPK mengenai kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, baik bencana alam, maupun non alam seperti kebakaran.

Kapolres HSU AKBP Moch Isharyadi F melalui Kapolsek Danau Panggang Ipda Marwan Susandi Ahmad, mengapresiasi atas kehadiran relawan di Kecamatan Danau Panggang yang telah berperan aktif membantu Polsek dan masyarakat dalam mengatasi bencana, maupun kecelakaan lalu lintas.

“Pentingnya keselamatan diri saat menjalankan tugas sebagai BPK, kemudian ketika berlalu lintas bagi petugas BPK yang sedang melaksanakan tugas pemadam kebakaran diharapkan mematuhi peraturan berlalu lintas dan memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang valid dan aktif,” jelasnya.

Penyampaian materi tentang etika berlalu lintas juga menjadi hal penting dalam kegiatan ini. Petugas BPK berperan aktif dalam operasi penyelamatan dan pemulihan saat terjadi bencana. “Mereka perlu memahami dan mematuhi tata cara berlalu lintas yang baik dan aman,” tambahnya.

Di sisi lain, Danramil 011 Danau Panggang yang diwakili oleh Kopda Hasanuddin menjelaskan, peran TNI dalam penanggulangan bencana. Ia menyoroti pentingnya kestabilan dan keamanan wilayah dalam situasi darurat bencana.

Sosialisasi penanggulangan bencana dan etika berlalu lintas memiliki urgensi yang tinggi di Kabupaten HSU. Diharapkan melalui sosialisasi ini, pengetahuan dan kesiapsiagaan seluruh relawan BPK dan petugas terkait bisa meningkat dalam menghadapi bencana.

Pentingnya komunikasi dan koordinasi antar anggota dalam memberikan bantuan dan perlindungan kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Kegiatan ini diharapkan,mampu memberikan pemahaman yang lebih baik kepada seluruh peserta mengenai penanggulangan bencana dan etika berlalu lintas. Pengetahuan yang cukup, diharapkan kualitas pelayanan petugas BPK di wilayah ini semakin meningkat, sehingga masyarakat dapat terlindungi dengan baik saat terjadi bencana.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait