Ozzy Osbourne Tinggalkan Amerika Serikat, “Muak” dengan Kekerasan Bersenjata

Ozzy Osbourne.(ist/net)(kalselpos.com)

kalselpos.com – Penyanyi rock asal Inggris Ozzy Osbourne tinggalkan Amerika Serikat (AS) dan akan pulang secara permanen ke Inggris karena merasa “muak” dengan kekerasan bersenjata di AS.

Hal itu diungkapkan Ozzy Osbourne (73), eks vokalis band rock Inggris Black Sabbath kepada surat kabar Inggris The Guardian yang dipublikasikan
pada Minggu (28/8) dilansir dari ANTARA, Rabu (31/8).

Bacaan Lainnya

“Semuanya konyol di sana. Saya muak dengan (jumlah) orang yang tewas setiap harinya. Entah berapa banyak orang yang tertembak dalam penembakan di sekolah,” ujarnya.

Osbourne menuturkan bahwa dia berencana menjual rumahnya di Los Angeles dan pindah ke tanah (estate) miliknya di Inggris tenggara, “Saya tidak ingin mati di Amerika,” dan “Saya adalah orang Inggris. Saya ingin pulang.”

Istri Ozzy, Sharon, mengatakan bahwa mereka membuat keputusan itu karena “Amerika telah berubah begitu drastis.”

“Ini sama sekali bukan United States of America. Tak ada yang bersatu dalam hal ini. Amerika menjadi tempat yang sangat aneh untuk ditinggali saat ini,” ujar Sharon.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait