Kurir 208 Kg Narkoba akhirnya dituntut Mati

[]istimewa DITUNTUT MATI - Suasana sidang tindak pidana narkoba seberat 200 Kg dengan terdakwa Dimas,yang akhirnya dituntut mati, dalam sidang yang berlangsung secara virtual, di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Rabu (14/10) siang.

Banjarmasin, kalselpos.com – Dimas Aprilianto Teja Eka Satria alias Dimas (30), satu dari tiga terdakwa ‘pengantar’ atau kurir narkoba seberat 208 Kg, yang berhasil ditangkap jajaran Ditresnarkoba Polda Kalsel, akhirnya dinyatakan terbukti bersalah oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), Wukas SH, hingga yang bersangkutan, dituntut hukuman mati.
Pada sidang lanjutan dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Banjarmasin, Rabu (14/10) siang, terdakwa dianggap terbukti melanggar Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.


Terdakwa dianggap terbukti memiliki, menyimpan serta menguasai narkoba sebanyak 208 Kg.
Atas tuntutan itu majelis hakim yang dipimpin Aris Bawono Langgeng SH MH, memberikan kesempatan kepada terdakwa Dimas dan penasihat hukumnya, Ernawati SH MH, untuk mengajukan pembelaan.
Kasus narkoba sebanyak 208 Kg ini berhasil diungkap pihak Subdit 2 Ditnarkoba Polda Kalsel, yang mana dalam sebuah penyergapan, petugas mengamankan terdakwa Dimas, yang saat itu sedangkan mengangkut narkoba di perbatasan Kalseltim, tepatnya di Desa Jaro, Kecamatan Jaro, Kabupaten Tabalong.
Saat itu, petugas berhasil menemukan barang bukti sabu sebanyak 208 bungkus dengan berat bersih 208.000 gram atau 208 Kg, kemudian pil Ekstasi alias Ineks sebanyak 5 bungkus warna hijau berlogo petir atau sebanyak 53.969 butir dengan berat bersih 13.912 gram atau 13,9 Kg pada mobil yang ia bawa.
Selain Dimas, petugas saat itu juga berhasil mengamankan dua tersangka lain, yakni Mahmudi alias Jun serta Sahrul Gunawan alias Wawan, di Kaltim, dengan barang bukti sebanyak 7 Kg sabu dan uang sebesar Rp1 miliar.
Di persidangan perdana dengan agenda pembacaan dakwaan, ternyata ada empat terdakwa, dan dibagi menjadi dua berkas.
Untuk berkas pertama ada dua terdakwa atas nama Syahrul Gunawan alias Wawan dan Mahmudi alias Jun, dengan mejelis hakim dipimpin Aris Bawono Langgeng SH MH. Sedangkan untuk berkas lainnya, atas nama Dimas Apriliono dan Sulistiyo alias Tiyo alias Sulis, dengan majelis hakim pimpinan Moch Yuli Hadi SH MH.
Dalam persidangan terungkap, tiga terdakwa disidang karena kasus narkoba, sedangkan satu terdakwa atas nama Sulistiyo alias Tiyo alias Sulis, disidang atas tuduhan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Bacaan Lainnya

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

[]penulis/editor : s.a lingga