Harga Pangan di Pasar Tradisional Marabahan Naik Turun

Tim pemantauan harga bahan pokok Diskoperindag Batola saat monitoring harga dan pasokan ketersediaan bahan pokok di pasar Marabahan.

Marabahan, kalselpos.com– Untuk saat ini beberapa harga bahan pokok di pasar tradisional kota Marabahan mengalami pergerakan kenaikan, tetapi tidak terlalu signifikan.

Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono S.Sos

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Kadiskoperindag) Kabupaten Barito Kuala (Batola), Purqan melalui Kabid Perdagangan, Surono S.Sos, Selasa (5/8/20).

Bacaan Lainnya

Tetapi ada pula beberapa pangan yang mengalami penurunan. Seperti cabe atau cabai rawit lokal semula harga Rp 55 ribu menjadi Rp 50 ribu, ikan asin gabus semula Rp 130 ribu jadi Rp 120 ribu, ikan papuyu Rp 75 ribu menjadi Rp 70 ribu per kilogramnya.

Sedangkan yang mengalami kenaikan adalah cabe merah biasa, Rp 30.000 – Rp 40.000, cabe rawit tiung Rp 35.000 – Rp 40.000, bawang prei Rp 30.000 – 40.000, ikan asin telang Rp 120.000 – Rp 130.000 dan ikan tongkol Rp 35.000 – Rp 40.000/ kg.

Kemudian, untuk sayur mayur seperti kool atau kubis, kacang kedelai, wortel dan lainya masih tidak ada pergerakan harga dari minggu sebelumnya.

Selanjutnya bahan pokok kebutuhan masyarakat lainya, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, daging sapi, daging ayam ras, daging ayam kampung, telur, susu, garam, tepung terigu, bawang, gas Lpg 3 kg dan sejumlah sayur mayur lainya masih relatif stabil, sebut Surono”.

“Diskoperindag akan selalu monitor harga bahan pokok kebutuhan masyarakat dalam setiap minggu di seluruh pasar tradisional Bumi Ije Jela ini, khususnya di pasar tradisional Marabahan,” tandasnya.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis : Muliadi

Pos terkait