Demam Gowes, Berkah Tersendiri Bagi Tukang Servis Sepeda

Jasa pengecatan sepeda ramai didatangi semenjak musim goes (Ahmad Fauzie)

Banjarmasin,kalselpos.com – Demam gowes atau bersepeda kini telah melanda Nusantara. Mulai kalangan bawah hingga kalangan atas pun seakan tertular virus olahraga mengayuh ini ditengah pandemi virus Corona atau Covid-19.

Bermacam ragam sepeda pun kini bermunculan. Mulai dari sepeda gunung hingga sepeda lipat. Mulai dari harga yang merakyat, hingga harga sepeda pejabat.

Bacaan Lainnya

Demam bersepeda ini juga dirasakan masyarakat kota Banjarmasin. Hampir setiap hari ruas-ruas jalan di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan ini dipenuhi masyarakat yang melakukan gowes.

Selain menyehatkan tubuh penggunanya, ternyata demam ini juga menjadi berkah tersendiri bagi pedagang sepeda seken, tukang servis dan deko atau pengecatan sepeda.

Pasalnya, saat ini omset pendapatan mereka yang biasanya hanya cukup untuk keperkuan sehari-hari, akhirnya juga ikut meingkat.

Seperti halnya yang dirasakan oleh Misran, seorang pedagang yang sekaligus servis sepeda bekas di kawasan Pasar Sepeda Jalan Niaga Timur, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Menurut Misran, setiap hari pengasilan penjualan dan servis sepeda bekas terus meningkat sejak banyaknya masyarakat yang ikut goes.

“Alhamdulillah pendapatan dalam beberapa bulan ini meningkat,” ucapnya kepada Kalselpos Selasa (28/7/2020).

Misran mengaku sempat kewalahan dalam memenuhi permintaan sepeda bekas siap pakai warga yang menjadi kostumer atau oemakai jasa servisnya. Hal itu dikarwnakan sepeda bekas yang telah ia servis banyak diminati pembeli.

Yusran (Baju merah) dan Rudi (baju hitam)/ Penerima jasa servis deko saat melakukan pengecatan. (Ahmad Fauzie)

Hal senada juga dikatakan Rudi, yang membidangi bagian pengcatan sepeda. Ia menuturkan penghasilan dari servis deko atau pengecatan sepeda cukup meningkat.

“Dalam tiga bulan terakhir ini, ai telah menuntaskan sebanyak 40 buah sepeda,rata rata biaya deko atau pengecatan satu buah sepeda harganya empat ratus ribu rupiah,” tuturnya.

Peningkatan omset tersebut juga dirasakan oleh Yusran, warga Jalan Belitung Darat, Gang Suka Jaya, Banjarmasin, yang juga berprofesi sebagai penerima jasa servis pengecatan atau deko motor dan mobil.

Pria yang lebih dari 20 tahun telah menggeluti usaha dekonya itu mengaku, saat ini banyak goweser (pengumguna sepeda) yang datang kepadanya untuk pengecatan sepeda.

Menurutnya, hal itu dikarenakan hasil pengecatan atau deko yang baik dipengaruhi cat yang berkualitas dan cara pengaplikasiannya.

“Sudah barang tentu jenis dan kualitas cat sangat mempengaruhi, selain itu pengaplikasian dempul serta cara pengampelasan juga turut berpengaruh pada hasil,” ucap pria yang akrab disapa Iyus ini.

Kendati masa pandemi covid-19 ini belum berakhir, Iyus berharap kondisi perekonomian usahanya dapat terus bertahan.

“Semoga perekonomian ditengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda negeri ini bisa kembali pulih,” ujarnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Ahmad Fauzie
Editor : Zakiri