Diskoperindag Batola Turun ke Pasar pantau Harga Bahan Pokok

Kabid Perdagangan Diskoperindag Batola, Surono S.Sos saat di ruang kerjanya usai monitoring harga dan pasokan ketersediaan bahan pokok.

Marabahan, kalselpos.com – Sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat di pasar tradisional Bumi Ije Jela julukan Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kota Marabahan di tengah pandemi Corona masih normal, bahkan beberapa diantaranya cenderung penurunan

Bacaan Lainnya

“Memang sih ada beberapa yang harganya naik atau masih bertahan tinggi, tapi lebih banyak barang yang mengalami penurunan harga dan juga masih tetap tidak ada kenaikan,” ujar Kabid Perdagangan

Kabid Pedagangan Diskoperindag Batola Surono S.Sos saat ditemui kalselpos.com diruang kerjanya.
Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Batola, Surono S.Sos kepada kalselpos.com.

Pantauan kami di Pasar tradisional Marabahan, Selasa (30/06) seperti beras, gula pasir, minyak goreng, susu, tepung terigu masih bertahan pada harga kisaran minggu lalu.

Sementara beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga di antaranya cabe rawit biasa dari harga minggu lalu Rp 60 ribu turun menjadi Rp 50 ribu, ikan Gabus Asin harga sebelumnya Rp 130 turun jadi Rp 120 ribu.

Kemudian, harga bahan pokok kebutuhan masyarakat lainya, seperti garam, kacang kedelai, daging, telur, susu, mie instan, ikan asin, ikan segar, gas LPG 3 kg dan sayur mayur juga masih relatif stabil.

Salah seorang pedagang sayuran, Samlan mengakui jika suasana pandemi Covid-19 ini jauh berbeda dagangan biasanya.

Kendati cenderung ada penurunan masih saja sepi dagangan. Karena pembeli pada takut penularan wabah corona.

“Penurunan harga atau yang masih tetap beberapa komoditas bahan pokok tersebut mungkin dampak Corona, karena sepi pembeli,” pungkasnya.

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Muliadi

Pos terkait