Wabup Batola “tampung tawar” Balai Desa Baru

  • Whatsapp
Wabup Batola melakukan "Tampung Tawar" saat peresmian Desa Pendalaman Baru di Kecamatan Barambai.

Marabahan, kalselpos.com – Wakil Bupati Kabupaten Barito Kuala (Batola) H Rahmadian Noor meresmikan Balai Desa Pendalaman Baru, Kecamatan Barambai.

 

Bacaan Lainnya




Peresmian ditandai pengguntingan pita serta prosesi “tampung tawar” dengan harapan dapat terlaksana dengan baik dan terhindar dari hal-hal yang tak diinginkan.




Prosesi peresmian Balai Desa Pendalaman Baru tersebut dihadiri Kepala Dinas PMD Dahlan dan Camat Barambai Wiwien Masruri yang sekaligus dirangkai kegiatan silaturahmi Wabup bersama masyarakat setempat.

“Saya apresiasi kepada warga setempat yang telah berkenan hadir di acara peresmian kantor desa, sekaligus silaturahmi,”tutur pak Rahmadi sapaan akrab Wabup Batola itu, Kamis kemarin.

Menurut Rahmadi, selain menjadi simbol tingginya kesadaran dan kepedulian terhadap kepentingan wilayah, juga menunjukan tingginya rasa kebersamaan.

Ia menilai silaturahmi ini memiliki nilai sangat baik dalam rangka menyatukan cara pandang serta pola pikir dan pola sikap dalam rangka memberi sumbangsih terbaik terhadap daerah.

Disisi lain, pertemuan yang dilaksanakan ini mengandung makna sangat penting dalam rangka lebih menguatkan ikatan silaturahmi dan rasa kebersamaan yang secara umum telah terjalin serta terbina dengan baik dan harmonis.

Mantan anggota DPRD Batola itu juga menyebut Bumi Ije Jela julukan Kabupaten Batola ini adalah merupakan daerah yang berpenduduk heterogen dengan beragam suku, adat, budaya, dan agama yang berbeda-beda.

Kendati dengan beragama suku, adat, budaya, serta agama ini, lanjutnya, tentunya membutuhkan perhatian dalam upaya menjaga dan memelihara keharmonisan antar sesama supaya terbina dengan baik.

Dalam kesempatan pertemuan bersama warga Desa Pendalaman Baru tersebut, dia juga menyinggung pandemi Covid-19 yang tengah melanda seluruh negeri termasuk Bumi Ije Jela ini.

Karuan Pemkab Batola bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait telah berupaya keras untuk menekan dan mengendalikan yang salah satunya dengan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hingga yang kedua kalinya.

Bahkan dalam mendukung program pemerintah mewujudkan tatanan kehidupan baru,

“Kepada seluruh masyarakat harus dapat saling bersinergi menyikapi dengan menerapkan pola hidup sehat, tetap menjaga jarak, memakai masker bila keluar rumah dan selalu mencuci tangan setiap mau dan sesudah beraktivitas,”pungkasnya

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Muliadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.