Batola Memiliki Kampung Tangguh Covid-19

Bupati Batola Hj Noormiliyani saat peresmian kampung Mahelat Lebo diawali dengan pemotongan pita. (Ist)

MARABAHAN, Kalselpos.com – Kabupaten Barito Kuala (Batola) kini memiliki kampung tangguh. Kampung tersebut diberi nama “Kampung Mahelat Lebo” Covid-19.

 

Bacaan Lainnya

Kampung tersebut tepatnya berada di Desa Kolam Kiri dan Karya Tani Kecamatan Barambai.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS telah mencanangkan kampung yang digagas Polres Batola itu.

Pencanangan kampung tangguh di Bumi Ije Jela ini berlangsung cukup semarak. Selain diawali apel yang dipimpin Bupati Hj Noormiliyani AS.

Selain Bupati, juga dihadiri Wakil Bupati H Rahmadian Noor, Ketua DPRD Saleh, Sekda H Abdul Manaf, Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno SIK MH, Komandan Kodim 1005 Marabahan Letkol Kav Sugianto SE dan yang mewakili anggota forkopimda lainnya.

Kemudian, juga dihadiri para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Camat dan undangan, juga ditandai pemotongan vita dan peninjauan Posko Mahelat Lebo.

Kesemarakan pencanangan Kampung Tangguh di Batola tersebut sejak awal sudah terlihat.

Begitu bupati dan rombongan tiba, mereka disambut oleh warga. Undangan juga mendapat suguhan tarian kuda lumping serta peragaan simulasi pemasangan Alat Pelindung Diri (APD) serta peninjauan hasil-hasil pertanian desa setempat.

“Keberadaan ‘Kampung Mahelat Lebo’ Covid-19 ini benar-benar sesuai harapan dan tidak sekadar di atas kertas, harap Bupati Batola Hj Noormiliyani AS, Senin (8/6/20).

Ia menginginkan keberadaan kampung tangguh ini bisa berjalan efektif serta semakin meningkatkan semangat gotong-royong dan kepedulian masyarakatnya semakin tinggi.

“Yang lebih utama keberadaan Kampung Mahelat Lebo Covid-19 ini benar-benar sesuai harapan, yaitu mampu berperan menekan penyebaran Covid-19,”tegasnya.

Dibentuknya kampung tangguh di Batola ini, sambungnya, dalam rangka mempersiapkan berakhirnya pelaksanaan PSBB Jilid 2.

Senada, diutarakan Kapolres Batola AKBP Bagus Suseno SIK MH, dibentuknya Kampung tangguh mahelat lebo dalam rangka mempersiapkan berakhirnya masa PSBB Jilid 2 di Batola.

Tentu harapannya, ketika berakhir PSBB langkah-langkah pendisiplinan masyarakat sudah terbentuk sehingga penerapannya bisa terus berlanjut.

 

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

 

Menyinggung dipilihnya Desa Kolam Kiri dan Karya Tani sebagai Kampung Tangguh, Kapolres menerangkan, karena kedua desa tersebut memenuhi kriteria yaitu ada yang terkonfirmasi positif dan ada pula yang bersih dari paparan Covid-19.

“Dalam pelaksanaan nantinya yang positif kita tekan supaya berakhir dan yang bersih virus kita pertahankan,”ucapnya.

Dengan didirikannya Kampung tangguh mahelat lebo Covid-19 ini partisipasi masyarakat semakin tinggi dan bisa bekerjasama dengan pemerintah, sekaligus menjadi contoh bagi desa lainnya.

Keberadaan kampung tangguh di Desa Kolam Kiri dan Karya Tani ini dilengkapi berbagai sarana salah satunya didirikannya posko yang dilengkapi fasilitas komunikasi serta dalam pengelolaannya melibatkan berbagai unsur seperti aparat desa, para relawan, taruna, bhabinkamtibmas dan babinsa, sebutnya”.

Penulis : Muliadi Gani
Penanggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait