Lapas Teluk Dalam Siapkan Straf Cell bagi Napi Asimilasi ‘Nakal’

  • Whatsapp
Kepala Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas II A Teluk Dalam, Banjarmasin, Imam Setya

BANJARMASIN, Kalselpos.com Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Teluk Dalam, Banjarmasin menyiapkan sel khusus bagi warga binaannya yang nakal setelah dibebaskan melalui program hak asimilasi dan integritas sesuai Keputusan Menteri Hukum dan ham (Menkumham) beberapa waktu lalu.

Kepala Lapas Kelas II A Teluk Dalam Banjarmasin, Imam Setya mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan sanksi tegas berupa ‘straf cell’ atau penjara yang digunakan untuk menghukum narapidana (napi)asimilasibyang kembali berulah.

Bacaan Lainnya

“Sanksi tegas bagi para napi asimilasi yang kembali melanggar, akan dimasukkan kedalam straf cell dan menjalani sisa pidana yang masih ada ditambah lagi dengan pelanggaran kasus mereka yang baru,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (19/05/2020) siang.

Menurutnya, hukuman tersebut cukup berat apabila mereka melanggar. Contohnya mereka yang sudah satu bulan bebas lalu kembali berulah.

“Perbuatannya itu secara otomatis akan membatalkan pembebasan asimilasinya. Ditambah dengan kasus barunya,” tegas lelaki yang akrab disapa Imam itu.

 

Baca Berita Hari Ini, Berita Terbaru Terkini | kalselpos.com | Media Terpercaya dan Terverifikasi Dewan Pers

 

Ia menggambarkan jika para napi tersebut dengan sengaja kembali tersandung hukum, berarti memang hati nuraninya tidak bisa dihentikan lagi.

“Sebetulnya tidak ada satu orang pun yang mempunyai sifat berbuat jahat, segala sesuatunya banyak faktor salah satunya lingkungan. Sejelek-jeleknya orang itu hati kecil itu pasti bisa berbuat normal dan bisa berbuat baik kembali lagi agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan mereka juga,” paparnya.

Ia membeberkan, dari 301 orang yang dibebaskan dengan program asimilasi hanya satu orang yang kembali berulah. Kemudian, ia menekankan agar para narapidana yang bebas harus bersyukur dengan program pemerintah ini.

Sehingga ia berharap bagi napi yang bisa bebas menghirup udara segar dan bisa kembali berkumpul bersama keluarga agar tidak mengulangi perbuatannya kembali.

“Caranya seperti apa yaitu dengan merubah sikap agar tidak lagi merasakan dinginnya balik jeruji besi, menjaga agar tidak mengkhianati amanah yang kami berikan,” pungkasnya.

Penulis : Hafidz
Editor : Zakiri
Pennggungjawab : SA Lingga

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.