BPBD Balangan Perkuat Kordinasi dengan Polri dan TNI di Wilayah Rawan Karhutla  

Teks foto BPBD Balangan secara simbolis menyerahkan peminjama Mesin Alkon kepada TNI dan Polri. (ist)(kalselpos.com)

BPBD Balangan menyerahkan peralatan penanganan karhutla melalui skema pinjam pakai kepada Polsek dan Koramil di wilayah rawan Lampihong dan Batumandi.

Paringin, kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menyerahkan peralatan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kepada aparat kewilayahan. Penyerahan bantuan ini menyasar kepolisian sektor (polsek) dan komando rayon militer (koramil) di wilayah rawan kebakaran.

Secara teknis, BPBD Balangan menggunakan skema pinjam pakai untuk mendistribusikan alat tersebut. Penerima bantuan ini meliputi Polsek Lampihong, Polsek Batumandi, Koramil Lampihong, dan Koramil Batumandi. Proses penyerahan berlangsung lancar di Kantor BPBD Balangan.

Selanjutnya, masing-masing instansi memperoleh satu set peralatan pemadam. Fasilitas tersebut terdiri atas mesin portabel, dua gulung selang berdiameter 2,5 inci, dan nosel jet.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Balangan, Rahmi, memberikan penjelasan mengenai tujuan bantuan ini. Menurutnya, penyediaan sarana bertujuan agar personel lapangan bisa merespons kebakaran secara cepat.

“Kami berharap rekan-rekan di Polsek dan Koramil bisa bergerak cepat begitu menerima laporan titik api. Oleh karena itu, kami memprioritaskan wilayah Batumandi dan Lampihong yang masuk kategori rawan,” ujar Rahmi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan alasan penerapan skema pinjam pakai tersebut. Langkah ini bertujuan agar kedua pihak bisa merawat dan memanfaatkan alat secara optimal selama musim kemarau.

Selain menyerahkan peralatan, BPBD Balangan juga memberikan pembekalan teknis kepada para petugas. Materi pelatihan meliputi cara mengoperasikan mesin, memasang selang, hingga menerapkan teknik penyemprotan yang efektif.

Akhirnya, penguatan sarana dan keterampilan ini bertujuan untuk mempercepat respons petugas di lapangan. Selain itu, langkah nyata tersebut akan meningkatkan koordinasi antara BPBD, TNI, dan Polri dalam menangani karhutla.

 

 

Pos terkait