Bantu warga terdampak kabut asap karhutla, PLN UID Kalselteng bagikan 60 paket nutrisi dan layanan kesehatan gratis di Guntung Manggis.
Banjarbaru, kalselpos.com –
PLN Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Mereka menyalurkan 60 paket booster nutrisi untuk warga Kelurahan Guntung Manggis, Kota Banjarbaru. Dukungan ini menyasar masyarakat yang terpapar polusi asap di wilayah tersebut.
Kegiatan pada Senin (31/8) ini mengintegrasikan edukasi kesehatan dan pemeriksaan gratis untuk warga setempat. PLN menggandeng Puskesmas Guntung Manggis dalam melaksanakan program sosial tersebut. Lurah Guntung Manggis Rajijanoor Yahya, Kepala Puskesmas dr. Hj. Hairin, dan Manajer Komunikasi PLN Ahmad Humaidi menghadiri acara ini.
Lurah Guntung Manggis Rajijanoor Yahya menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian PLN terhadap warganya. Menurutnya, kerja sama lintas sektor membantu optimalisasi pelayanan masyarakat saat krisis kebakaran lahan. “Kami sangat mengapresiasi sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan gratis ini,” ujar Rajijanoor.
PLN dan Puskesmas Guntung Manggis memeriksa kesehatan warga secara gratis untuk mendeteksi infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Petugas juga memberikan edukasi mengenai cara mengenali gejala gangguan pernapasan akibat kabut asap. Warga belajar langkah pencegahan mandiri guna melindungi diri dari bahaya paparan polusi.
Manajer Komunikasi dan TJSL PLN UID Kalselteng Ahmad Humaidi menegaskan komitmen bantuan korporasi tersebut. PLN menyelaraskan bantuan dengan kebutuhan mendesak masyarakat yang menghadapi bencana kabut asap. “Kami memberikan nutrisi dan edukasi agar warga siap menghadapi dampak asap,” kata Humaidi.
General Manager PLN UID Kalselteng Iwan Soelistijono memuji kolaborasi yang kuat dalam penanganan dampak karhutla ini. Bencana lingkungan menuntut kerja bersama antara pemerintah, sektor swasta, dan elemen masyarakat. Sinergi ini efektif mengurangi beban kesehatan yang menimpa warga sekitar.
Program ini menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN. Kolaborasi dengan puskesmas setempat berhasil memperkuat benteng pencegahan penyakit di area kerja perusahaan. Petugas berharap kesadaran kesehatan masyarakat terus meningkat selama musim kemarau.





