Karhutla Banjarbaru Capai 357,59 Hektare, BPBD Perkuat Respons dan Kesiapsiagaan

Teks Foto :  Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie.(ist)(kalselpos.com)

Luas kebakaran hutan dan lahan di Kota Banjarbaru mencapai 357,59 hektare, BPBD Banjarbaru perketat kesiapsiagaan personel dan patroli.

Banjarbaru, Kalselpos.com

Bacaan Lainnya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru mencatat luas lahan yang terbakar akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) mencapai 357,59 hektare. Angka kumulatif tersebut terhitung sejak tanggal 31 Juli hingga 21 Agustus 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarbaru, Zaini Syahranie, menegaskan bahwa seluruh personel internal kini dalam kondisi siap siaga penuh. Meskipun demikian, armada operasional di lapangan saat ini masih kekurangan unit truk tangki air dan mobil rescue.

Mekanisme penanganan darurat bermula dari verifikasi ketat terhadap setiap laporan dugaan karhutla yang masuk ke posko. Petugas wajib memvalidasi tiga unsur utama, meliputi identitas pelapor, titik lokasi pasti, jenis vegetasi lahan, serta bukti rekaman video.

Zaini memaparkan beberapa tantangan berat yang kerap menghambat proses pemadaman api di lapangan. Hambatan tersebut meliputi akses jalan yang terjal, kelangkaan sumber air, cuaca panas, angin kencang, hingga karakteristik lahan gambut.

Guna menekan potensi bencana, BPBD Banjarbaru masif menjalankan langkah preventif sejak sebelum musim kemarau. Tim di lapangan gencar menggelar patroli wilayah rawan, memasang baliho peringatan, serta memberikan penyuluhan langsung ke masyarakat.

Zaini mengimbau warga agar meningkatkan kewaspadaan dan konsisten melakukan pengawasan lingkungan sekitar. Kesadaran masyarakat untuk tidak membersihkan lahan dengan cara membakar menjadi kunci utama dalam mencegah perluasan titik api.

 

 

Pos terkait