Wabup Banjar Serahkan Bantuan Korban Kebakaran di Pingaran Ilir, Pemkab Usulkan Santunan Rumah Rusak Berat Naik jadi Rp20 Juta

Teks Foto:  Wakil Bupati Banjar Habib Idrus saat meninjau kebakaran yang terjadi di Pingaran Ilir sekaligus memberikan bantuan kepada korban.(ist)(kalselpos.com)

Martapura, Kalselpos.com – Wakil Bupati Banjar, Habib Idrus Al Habsyi, didampingi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Banjar, meninjau langsung lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga terdampak di Desa Pingaran Ilir, Kecamatan Astambul, Rabu (1/7/2026) pagi.

 

Bacaan Lainnya

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis dengan turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan H. Ikhwansyah, Ketua Baznas Kabupaten Banjar Nuryadi, Kepala Pelaksana BPBD Wasis Nugraha, Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Erny Wahdini, Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKP) Agus Siswanto, serta Camat Astambul Refda Helmy Rakhman.

 

Wakil Bupati Banjar Habib Idrus menyampaikan, rasa duka mendalam kepada para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran. Ia berharap peristiwa serupa tidak kembali terjadi di wilayah Kabupaten Banjar.

 

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Banjar, kami menyampaikan belasungkawa atas musibah yang dialami warga. Semoga para korban diberikan ketabahan dan ke depan tidak ada lagi kejadian kebakaran seperti ini,” ujarnya.

 

Menurut Habib Idrus, pemerintah daerah bergerak cepat sejak kebakaran terjadi dengan melakukan pendataan serta menyalurkan berbagai bentuk bantuan bagi para korban. Baznas Kabupaten Banjar memberikan bantuan sebesar Rp3 juta untuk setiap rumah terdampak. Selain itu, Dinas Sosial dan BPBD turut menyalurkan paket sembako, kebutuhan dasar, serta bantuan uang tunai sebesar Rp10 juta bagi setiap rumah yang mengalami kerusakan berat.

 

Berdasarkan hasil pendataan, terdapat enam rumah yang mengalami rusak berat akibat kebakaran tersebut.

 

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Banjar saat ini tengah mengusulkan peningkatan nilai bantuan bagi korban rumah rusak berat dari Rp10 juta menjadi Rp20 juta per rumah. Sementara untuk rumah yang mengalami kerusakan sedang diusulkan menerima Rp10 juta, sedangkan kategori rusak ringan sebesar Rp5 juta.

 

“Usulan tersebut masih berproses. Mudah-mudahan dapat disetujui sehingga masyarakat yang rumahnya rusak berat nantinya bisa menerima bantuan sebesar Rp20 juta,” katanya.

 

Selain menyerahkan bantuan, Wakil Bupati juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang dipicu oleh kelalaian penggunaan instalasi listrik maupun peralatan rumah tangga.

 

Ia mengimbau warga untuk tidak meletakkan benda mudah terbakar di dekat stopkontak, memastikan kompor telah dalam kondisi aman setelah digunakan, tidak meninggalkan lilin atau obat nyamuk yang masih menyala saat rumah ditinggalkan, serta mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan.

 

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Banjar Nuryadi mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan senilai total Rp18 juta kepada enam kepala keluarga terdampak, dengan masing-masing menerima Rp3 juta.

 

Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Baznas terhadap masyarakat yang tertimpa musibah, mengingat para korban umumnya kehilangan seluruh harta benda dalam waktu singkat.

 

Ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya pada musim kemarau yang memiliki risiko kebakaran lebih tinggi. Penggunaan lilin saat terjadi pemadaman listrik maupun kelalaian dalam penggunaan peralatan rumah tangga dinilai menjadi salah satu penyebab yang perlu diantisipasi.

 

“Semoga masyarakat semakin berhati-hati sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali. Pencegahan dan kewaspadaan bersama menjadi langkah penting dalam mengurangi risiko kebakaran,” tuturnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait