Gerbang Batas Kota Banjarmasin ‘Menanti Maut’! Keramik Berguguran, Warga Waswas tertimpa saat melintas

Teks foto : Warga menunjukkan bagian keramik yang terlepas, di gerbang batas Kota Banjarmasin.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com– Gerbang pintu masuk Kota Banjarmasin yang seharusnya simbol, justru berubah menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat.

Kondisi Gerbang Batas Kota Banjarmasin kini sangat memprihatinkan, selasa (30/6/26) siang.

Bacaan Lainnya

 

Sejumlah keramik di bagian atas maupun bawah bangunan terlepas dan berpotensi sewaktu-waktu jatuh menimpa pengguna jalan maupun warga yang biasa menunggu penumpang di sekitar lokasi.

 

Tak hanya membahayakan, gerbang tersebut juga tampak tak terurus. Tiang-tiang bangunan dipenuhi coretan dan tulisan liar, sementara area di bawah gerbang kerap dijadikan tempat bersantai hingga lokasi orang tidur, sehingga menambah kesan kumuh pada salah satu gerbang pintu masuk Kota Seribu Sungai tersebut.

 

Seorang tukang ojek yang mangkal di kawasan itu, Zainuddin, mengaku sudah bertahun-tahun melihat kondisi gerbang semakin rusak. Menurutnya, keramik yang terlepas sangat mengancam keselamatan warga.

 

“Ini membahayakan. Keramiknya sudah banyak yang lepas. Kalau jatuh bisa mengenai orang yang lewat maupun kami yang mangkal di sini,” ujar Zainuddin, kepada sejumlah media.

 

Ia mengatakan, kerusakan tersebut sudah terjadi sekitar tiga tahun, namun hingga kini belum ada penanganan berarti.

 

“Kurang lebih sudah dua sampai tiga tahun rusaknya. Sampai sekarang belum juga diperbaiki. Kami setiap hari waswas karena mencari nafkah di sini,” katanya.

 

Zainuddin berharap pemerintah segera melakukan perbaikan sebelum terjadi korban jiwa.

 

“Harapan kami segera diperbaiki. Jangan sampai nanti baru diperbaiki setelah ada orang yang tertimpa,” tegasnya.

 

Kekhawatiran serupa disampaikan warga lainnya, Sahliqin. Menurutnya, saat hujan deras disertai angin kencang, kondisi gerbang terlihat semakin mengkhawatirkan.

 

“Kalau hujan dan angin, kami takut keramiknya jatuh. Sangat berbahaya kalau mengenai kepala orang,” ucapnya.

 

Ia bahkan menyarankan agar material pelapis gerbang diganti dengan bahan yang lebih ringan sehingga tidak membahayakan apabila terjadi kerusakan di kemudian hari.

 

“Kalau perlu desainnya diperbarui. Jangan lagi menggunakan keramik yang terlalu berat. Yang penting aman untuk masyarakat,” katanya.

 

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Chandra Iriandi Wijaya, mengklaim pihaknya telah menurunkan tim Bidang Cipta Karya bersama UPT Jalan dan Jembatan untuk melakukan pengecekan di lapangan.

 

“Tim Bidang CK dan UPT Jalan Jembatan sudah mengecek kondisinya. Insya Allah di anggaran perubahan melalui kegiatan pemeliharaan,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait