Viral di Medsos, di tengah Efisiensi, anggaran Perabot dan Alat Rumah Tangga Pemkab Tala justru ‘Tembus’ angka Rp4,2 M 

Teks foto :  []istimewa TANGKAPAN AKUN - Tangkapan gambar Akun Instagram timpakul404(kalselpos.com)

Pelaihari, kalselpos.com – Kabupaten Tanah Laut (Tala) menjadi sorotan setelah akun Instagram timpakul404 mengunggah data anggaran yang memicu perbincangan luas di media sosial (medsos).

 

Bacaan Lainnya

Unggahan tersebut menampilkan dua paket belanja dengan nilai miliaran rupiah yang disebut berasal dari Sekretariat Daerah Kabupaten Tala.

 

Data yang beredar memperlihatkan paket Belanja Modal Alat Rumah Tangga Lainnya (Home Use) dengan kode 65548348 senilai Rp1.896.287.637. Sementara paket lainnya, Belanja Modal Mebel dengan kode 65589163, tercatat bernilai sekitar Rp2.383.780.595.

 

Jika digabungkan, total nilai kedua paket tersebut mencapai sekitar Rp4,28 miliar.

Besarnya nilai anggaran tersebut menjadi perhatian publik, terutama karena muncul di tengah isu efisiensi belanja pemerintah yang belakangan ramai diperbincangkan.

 

Sejumlah warganet mempertanyakan rincian penggunaan anggaran, termasuk jenis barang, jumlah unit, serta urgensi pengadaan dengan nilai yang tidak sedikit.

 

Menanggapi ramainya perbincangan tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Laut, Ismail Fahmi, membenarkan keberadaan paket anggaran tersebut. Namun ia menegaskan besaran nilai itu bukan hanya untuk satu atau dua item barang.

 

Menurutnya, anggaran tersebut mencakup kebutuhan rumah dinas dan kelengkapan kantor yang terdiri dari banyak item pengadaan.

 

“Untuk rumah dinas dan kelengkapan kantor banyak itemnya, total memang seperti itu. Dan itu termasuk pajak 12,5 persen,” ujarnya kepada kalselpos.com, Senin (01/06/2026).

 

 

Selain itu ia memaparkan, rincian pemakaian dari anggaran pengerjaan paket tersebut untuk Rumah Dinas Bupati, Rumah Dinas Wakil Bupati, Rumah Dinas Sekda, sembilan bagian Setda, tiga ruangan Asisten, tiga ruang staf ahli.

 

Meski demikian, penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredam pertanyaan publik. Sejumlah pihak menilai transparansi rincian pengadaan menjadi hal penting agar masyarakat dapat melihat secara jelas komponen belanja yang menyusun angka miliaran rupiah tersebut.

 

Di tengah tuntutan efisiensi penggunaan anggaran, publik kini menanti penjelasan lebih rinci terkait daftar kebutuhan, jumlah pengadaan, hingga dasar perhitungan nilai paket yang menjadi sorotan tersebut.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait