Banjarbaru, Kalselpos.com – Harga sejumlah kebutuhan non subsidi di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kenaikan tersebut terjadi pada gas elpiji non subsidi hingga minyak goreng non subsidi yang beredar di pasaran.
Menanggapi kondisi itu, Ketua DPRD Banjarbaru, Gusti Rizky Sukma Iskandar Putra. Senin (18/05) mengimbau masyarakat agar penggunaan barang subsidi dilakukan sesuai peruntukannya.
Ia meminta warga yang memang masuk kategori penerima subsidi untuk memanfaatkan hak tersebut dengan baik, khususnya gas elpiji 3 kilogram. Sementara masyarakat yang tidak termasuk penerima subsidi diminta tidak membeli atau menggunakan barang subsidi agar bantuan pemerintah tetap tepat sasaran.
“Yang memang berhak menerima subsidi silakan memanfaatkan sesuai ketentuan. Sedangkan yang tidak termasuk penerima, jangan mengambil jatah masyarakat yang memang telah ditetapkan menerima subsidi,” ujarnya.
Menurutnya, lonjakan harga pada sejumlah kebutuhan non subsidi tidak hanya dipengaruhi kondisi di daerah, tetapi juga dampak situasi global yang sedang terjadi.
Ia menjelaskan, konflik internasional, termasuk perang yang terjadi di Iran, turut memengaruhi arus distribusi dan transportasi dunia sehingga berdampak pada harga barang di berbagai daerah, termasuk di Banjarbaru.
“Situasi ini memang harus kita hadapi bersama karena ada pengaruh global terhadap distribusi dan transportasi yang akhirnya berdampak pada harga kebutuhan di masyarakat,” pungkasnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





