Dari Perencanaan hingga Pengelolaan, Al Jabar jadi contoh Masjid masa Depan

Teks Foto []istimewa KUNKER - Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kota Bandung, Jabar dalam rangka studi tiru pembangunan Masjid Raya Al Jabar, Rabu (29/04/2026).(kalselpos.com)

Bandung, kalselpos.com

– Komisi III DPRD Kalimantan Selatan menyoroti pentingnya pengelolaan profesional masjid dalam kunjungan studi tiru ke Masjid Raya Al Jabar di Bandung. Selain aspek pembangunan, manajemen pasca konstruksi menjadi fokus utama pembahasan.

Bacaan Lainnya

 

Pihak pengelola memaparkan bahwa masjid tidak hanya difungsikan sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial, pendidikan, dan ekonomi umat. Program yang dijalankan mencakup kegiatan keagamaan rutin hingga pemberdayaan masyarakat berbasis masjid.

 

Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas berbagai tantangan, seperti keterbatasan anggaran, koordinasi lintas instansi, serta pentingnya partisipasi masyarakat. Berbagai solusi yang telah diterapkan di Bandung dinilai menjadi pembelajaran berharga bagi rombongan DPRD Kalsel.

 

Ketua Komisi III, Apt Mustaqimah, menyatakan pengalaman ini akan menjadi referensi strategis dalam merancang pembangunan Masjid Syeh Al Banjari. Ia menekankan pentingnya perencanaan matang agar masjid dapat berfungsi optimal dan berkelanjutan.

 

“Kami ingin memastikan masjid yang dibangun tidak hanya megah, tetapi juga memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait