Banjarmasin, kalselpos.com – Kasus pembunuhan tergolong ‘sadis’ terhadap Hasnah (25), seorang ustadzah asal Martapura, Kabupaten Banjar yang ditemukan tewas di Sungai Ulin, Banjarbaru, mendapat sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi PKS, Habib Umar Hasan Alie Bahasyim.
Ia meminta Polda Kalimantan Selatan turut turun tangan untuk mempercepat pengungkapan kasus, termasuk mengungkap motif pelaku dan memastikan hukuman berat sesuai ketentuan KUHP.
Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat, khususnya perempuan, agar lebih berhati-hati saat bepergian, terutama pada malam hari. Ia menyarankan agar menghindari lokasi sepi serta membatasi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak.
“Kejadian ini harus menjadi pelajaran bersama untuk meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.
Ia juga berharap pelaku dapat dijerat dengan pasal perlindungan terhadap perempuan, mengingat korban merupakan bagian dari kelompok rentan.
Di sisi lain, doa dan dukungan terus mengalir bagi keluarga korban. Diharapkan mereka diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini, sementara aparat penegak hukum segera menuntaskan kasus tersebut.
Seperti diketahui
korban yang bernama Hasnah (25), ini adalah seorang pengajar di pondok pesantren Mura’athul Lughah Sekumpul, Martapura.
Ia ditemukan sekitar pukul 20.30 Wita dalam kondisi mengenaskan, dengan sejumlah luka di tubuhnya.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





