Banjarmasin, kalselpos.com – Penguatan sumber daya manusia (SDM) aparatur menjadi fokus utama Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kalimantan Selatan dalam pembahasan LKPj Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.
Dalam rapat bersama sejumlah dinas, Senin (27/4/2026), Pansus I menilai kualitas aparatur menjadi faktor kunci keberhasilan reformasi birokrasi dan peningkatan pelayanan publik.
Anggota DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, menegaskan peningkatan kapasitas aparatur tidak bisa ditunda. Menurutnya, aparatur yang profesional dan adaptif sangat menentukan kualitas tata kelola pemerintahan.
“SDM yang unggul akan berdampak langsung pada kualitas layanan kepada masyarakat,” katanya.
Dalam sesi bersama BPSDMD, Pansus I mendorong penguatan sistem pelatihan berbasis digital melalui Learning Management System (LMS). Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kompetensi aparatur secara berkelanjutan.
Selain itu, Pansus juga menyoroti perlunya program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan zaman, termasuk penguasaan teknologi dan pelayanan berbasis digital.
Di sisi lain, pembahasan bersama Dinas PMD menekankan pengembangan kapasitas aparatur desa dalam mendukung program desa digital, khususnya di Kabupaten Balangan.
Pansus I berharap seluruh perangkat daerah dapat lebih serius dalam menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi acuan strategis dalam meningkatkan kinerja pemerintahan daerah secara menyeluruh.
Dengan fokus pada SDM dan inovasi, DPRD Kalsel optimistis pelayanan publik ke depan akan semakin optimal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





