Edukasi KB dan Gizi Digenjot Melalui Dapur Dashat 

Teks foto Ketua TP PKK Tapin Hj Faridah Yamani membuat makanan di dapur sehat Dashat  bagi ibu pascasaling di Desa Kembang Habang dalam rangka pencegahan stunting.(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com  — Tim Penggerak PKK Kabupaten Tapin memperkuat upaya pencegahan stunting melalui kegiatan promosi dan konseling keluarga berencana (KB) pascasalin serta program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat). Kegiatan ini digelar di Kampung Keluarga Berkualitas, Desa Kambang Habang Baru, Kecamatan Salam Babaris, Rabu, (15/4/2026)

 

Bacaan Lainnya

Ketua TP PKK Tapin, Hj Faridah Yamani, menegaskan bahwa persoalan stunting tidak hanya berkaitan dengan gizi, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa depan. Anak yang mengalami stunting berisiko menghadapi hambatan pertumbuhan fisik, kesehatan, hingga perkembangan kognitif.

 

“Pencegahan stunting merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari keluarga, masyarakat hingga pemerintah,” ujarnya.

 

Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah mendorong peningkatan pemahaman keluarga tentang pentingnya kesehatan ibu dan anak, perencanaan kehamilan yang matang, serta pengaturan jarak kelahiran yang aman.

 

Selain itu, edukasi juga difokuskan pada pemenuhan gizi seimbang dan pola asuh yang tepat.

 

Program Dashat, kata Faridah, tidak sekadar menghadirkan makanan bergizi, tetapi juga membangun kesadaran keluarga untuk mengolah pangan lokal secara kreatif, terjangkau, dan bernilai gizi tinggi. Pendekatan ini dinilai penting untuk memastikan keberlanjutan upaya pencegahan stunting di tingkat rumah tangga.

 

Ia juga mengapresiasi peran kader, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menekan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat serta berkualitas.

 

Kegiatan ini menyasar calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, hingga keluarga yang memiliki balita. Faridah berharap, intervensi yang diberikan tidak berhenti pada seremoni, melainkan mampu memberikan dampak nyata di masyarakat.

 

“Gerakan ini harus berkelanjutan dan benar-benar mengubah pola pikir serta perilaku keluarga dalam menjaga kesehatan,” katanya.

 

Kegiatan promosi dan konseling KB pascasalin serta Dashat tersebut secara resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Tapin, sebagai bagian dari komitmen daerah dalam memperkuat pembangunan keluarga dan percepatan penurunan stunting.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait