Solusi Banjir Kalsel, Proyek Bendungan Riam Kiwa ditarget Rampung 2028

Teks Foto []istimewa WADUK RIAN KANAN - Waduk Riam Kanan Kabupaten Banjar, Kini, Waduk Riam Kiwa akan diwujudkan.(kalselpos.com)

Banjarmasin, kalselpos.com

Pembangunan Bendungan Riam Kiwa di Kabupaten Banjar hingga Januari 2026 masih berada pada tahap persiapan dan administrasi. Proyek strategis nasional tersebut belum memasuki pembangunan fisik penuh karena proses pembebasan lahan serta penyelesaian perizinan masih berlangsung.

Bacaan Lainnya

 

Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dari Fraksi NasDem Ahmad, Sarwani S.Sos, menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan realisasi proyek bendungan yang dinilai vital sebagai solusi jangka panjang pengendalian banjir. Hal itu disampaikan saat berdialog dengan anggota DPR RI Fraksi NasDem, Rifqinizami Karsayuda, wakil rakyat Daerah Pemilihan Kalimantan Selatan I.

 

Dia menyampaikan pihaknya akan segera menindaklanjuti pertemuan tersebut dengan melakukan koordinasi bersama anggota DPR RI dari Dapil Kalimantan Selatan I dan II, serta menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat.

 

“Pembangunan Bendungan Riam Kiwa harus dikawal bersama. Ini menyangkut keselamatan masyarakat dan pengelolaan sumber daya air di Kalimantan Selatan,” ujarnya, Senin (19/1/2026) .

 

Saat ini, pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR masih fokus pada pembebasan lahan di Desa Angkipih dan Desa Paramasan Bawah, Kecamatan Paramasan. Proyek juga masih menunggu persetujuan final dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian sebelum masuk tahap konstruksi utama.

 

Bendungan Riam Kiwa diproyeksikan menelan anggaran sekitar Rp1,7 hingga Rp1,8 triliun. Selain berfungsi mengendalikan banjir hingga 70 persen di wilayah Kabupaten Banjar, bendungan ini juga mendukung irigasi pertanian, penyediaan air baku, serta potensi pembangkit listrik tenaga air.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait