Bupati Tapin Tinjau Banjir di Lima Kecamatan

Teks foto Bupati Tapin H Yamani dan Wakil Bupati Tapin H Juanda saat meninjau banjir terjadi di Cempaka Kelurahan Raya Belanti Kecamatan Binuang .(ist)(kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com — Bupati Tapin H Yamani meninjau sejumlah wilayah kecamatan di Kabupaten Tapin terdampak banjir, Selasa (6/1/2026). Peninjauan dilakukan menyusul hujan berkepanjangan yang menyebabkan genangan di kawasan pemukiman, jalan nasional, hingga fasilitas pendidikan.

 

Bacaan Lainnya

Lokasi pertama yang didatangi berada di Desa Harapan Masa, Kecamatan Tapin Selatan. Di wilayah ini, lumpur dan air banjir menggenangi badan jalan, menghambat mobilitas warga. Sejumlah warga menyampaikan kekhawatiran akan banjir susulan jika hujan terus berlangsung.

 

Kemudian Bupati bergerak ke Cempaka Kelurahan Raya Belanti, Kecamatan Binuang. Didampingi Wakil Bupati Tapin H Juanda dan Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika dan para penjabat Lingkup Tapin.

 

Peninjauan itu Yamani langsung menyusuri ruas jalan utama yang terendam air serta meninjau satu sekolah dasar yang terdampak banjir. Kemudian menyerahkan Bantuan sembako diserahkan kepada warga di lokasi tersebut.

 

Di kawasan yang sama, rombongan meninjau tanggul yang jebol dan diduga memperparah genangan.

 

Peninjauan berlanjut ke Kecamatan Candi Laras Selatan, meliputi Desa Sungai Rutas dan Desa Baulin dan berakhir di Kantor Kecamatan Candi Laras Utara.

 

Peninjauan berakhir Di Desa Masta Kecamatan Bakarangan disini rombongan diperlihatkan jalan nasional dan pemukiman warga masih terendam air.

 

Menurut Yamani, banjir dipicu curah hujan tinggi yang terjadi secara terus-menerus, terutama di wilayah perairan dan bantaran sungai. Sehingga sungai tidak mampu menampung mengakibatkan meuap ke pemukiman warga.

 

Ia juga mencatat adanya keluhan warga terkait aktivitas pertambangan di wilayah hulu yang diduga mempercepat aliran air ke pemukiman.

 

“Pemerintah daerah hadir untuk memastikan penanganan banjir berjalan dan mencari solusi jangka panjang,” kata Yamani.

 

Pemerintah Kabupaten Tapin, kata dia, akan menindaklanjuti dampak banjir dengan melibatkan dinas terkait, termasuk rencana peninggian badan jalan di titik-titik rawan. Penanganan rumah warga terdampak juga akan dipercepat.

 

Yamani turut mengimbau warga menjaga kesehatan selama masa banjir. Warga diminta memanfaatkan layanan puskesmas dan rumah sakit daerah jika mengalami gangguan kesehatan.

 

“Setiap kejadian banjir pasang maupun hujan ekstrem akan kami pantau langsung agar respons pemerintah tidak terlambat,” pungkasnya.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait