Diskominfo Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

Teks foto Pj Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin membuka bimbingan teknis sekaligus bentuk tim tanggap insiden siber.(ist) (kalselpos.com)

Rantau, kalselpos.com – Untuk mencegah terjadinya pencurian data melalui jaringan internet. Pemerintah Kabupaten Tapin bentuk tim tanggap insiden siber. Kamis (04/07/2024) malam bertempat di Kindai Hotel Banjarmasin.

Dijelaskan Penjabat Bupati Tapin Muhammad Syarifuddin bahwa Keamanan siber menjadi salah satu prioritas utama yang harus kita perhatikan, mengingat dampak dari insiden siber bisa sangat merugikan, tidak hanya bagi pemerintah tetapi juga bagi masyarakat luas.

Bacaan Lainnya

“Dalam era digital ini, ancaman siber seperti peretasan, pencurian data, dan serangan malware semakin sering terjadi. Oleh karena itu, pembentukan Tim Tanggap Insiden Siber di Kabupaten kita adalah langkah strategis yang sangat penting untuk melindungi infrastruktur digital dan data penting kita dari berbagai ancaman tersebut,” jelasnya.

Diakui Syarifuddin Tim Tanggap Insiden Siber yang kita akan berperan sebagai garda terdepan dalam menangani dan merespon berbagai insiden siber.

” Tim ini diharapkan dapat bekerja dengan cepat, tepat, dan efektif dalam mengidentifikasi, menganalisis, serta mengatasi berbagai insiden yang terjadi,” pintanya.

Syarifuddin juga meminta dengan kemampuan dan kerjasama yang baik, kita dapat menciptakan lingkungan siber yang aman dan kondusif di Kabupaten kita.

” Saya yakin dengan kerja keras dan kerjasama yang solid, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan di dunia maya dan memastikan keamanan serta kesejahteraan masyarakat,” akunya.

Syarifuddin juga menekankan kepada semua aparatur sipin negara di Kabupaten Tapin agar dapat menjauhi dan memerangi judi Online karena sangat merugikan baik itu pribadi, keluarga dan masyarakat.

“Jangan sekali – kali mencoba judi online dan sampaikan ini kepada semua masyarakat Tapin,” tegasnya

Sementara Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tapin Wahyudi Pranoto melaporkan, kegiatan bimbingan teknis kesiapsiagaan Insiden keamanan Siber pada Computer Security Incident Response Team (CSIRT) pemerintah daerah sekaligus pembentukan tim Tanggap Insiden Siber pemerintah daerah.

“Pembentukan tim ini sebagai penanggulangan yang efektif dan efesien dalam merespon suatu insiden siber dan akan mengurangi risiko dan dampak, “ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun kesadaran dan kewaspadaan terhadap keamanan Siber dilingkungan Pemerintah Kabupaten Tapin. Sementara kegiatan bimtek untuk memberikan pengetahuan tentang insiden keamanan Siber dan menunjuk agen Siber yang merupakan bagian dari CSIRT di masing-masing perangkat daerah.

“Berharap kepada peserta dapat memahami dan mendalami tentang keamanan Siber, ancaman dan teknik keamanan Siber, “katanya.

Adapun Nara sumber Bapak Aprita Danang Permana Dari Deriktorat kemananan Siber dan Sandi Pemda BSSN dan Bapak Moch Yusuf Dari PPNPN di BSSN.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait