Pemkab Kotim Evaluasi capaian Program Smart City

Teks foto: Suasana rapat koordinasi evaluasi Program Smart City yang digelar di ruang Sampit Creative Hub kantor Dinas Komunikasi dan Informatika. (Foto : Istimewa/Diskominfo Kotim)(kalselpos.com)

Sampit, kalselpos.com

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) menggelar rapat koordinasi evaluasi Program Smart City, untuk membahas seputar capaian dan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut.

Bacaan Lainnya

 

Rakor digelar di ruang Sampit Creative Hub Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kotim, dipimpin Pelaksana Tugas Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Ramadhansyah selaku Ketua Tim Pelaksana Smart City.

 

Hadir dalam rapat seluruh pimpinan satuan organisasi perangkat daerah (SOPD) terkait, yaitu Kepala Diskominfo Marjuki selaku Wakil Ketua Tim Pelaksana Smart City, serta diikuti sejumlah perwakilan SOPD terkait.

 

“Rapat ini menindaklanjuti surat Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika tanggal 2 Mei 2024 yang lalu. Rapat ini membahas persiapan serta evaluasi perihal Smart City antar sektor SOPD lingkup Pemkab Kotim,” kata Ramadansyah, Jumat (7/6/2024).

 

Seperti diketahui, Kabupaten Kotim termasuk dalam 50 daerah yang tahun ini diberi penghargaan karena sudah mendapatkan bimbingan dan menyelesaikan tugas terkait dengan penyusunan master plan atau rencana induk Smart City.

 

Ada enam sasaran program Smart City, yaitu Smart Governance atau pemerintahan digital yang cerdas, Smart Infrastructure, Smart Economy, Smart Living, Smart People dan Smart Environtment.

 

Pada 2022 lalu, Pemkab Kotim menerima penghargaan dari Kementerian Kominfo terkait pelaksanaan Kota Cerdas atau Smart City tahun 2022.

 

Penganugerahan Smart City ini dilaksanakan setiap tahun. Saat itu, dari sekitar 514 Kabupaten/kota di Indonesia, tercatat 191 kabupaten/kota yang dipercaya dan diberi penghargaan atas pelaksanaan Smart City di daerah masing-masing.

 

Penghargaan ini sebagai apresiasi dari Kementerian Kominfo bahwa daerah sudah menjalankan tugasnya sebagai fungsi kolaborasi antara pusat dan daerah. Dalam perjalanannya, kegiatan ini juga dijadikan sebagai momen berbagi informasi antara daerah lain yang sudah menjalankan dengan daerah yang baru menjalankan Smart City.

 

Program ini terus dijalankan Pemkab Kotim. Untuk itu perlu terus dilakukan evaluasi demi pembenahan dan peningkatan pelaksanaannya di lapangan sehingga mencapai hasil optimal seperti yang diharapkan.

 

“Secara garis besar diharapkan ke depannya wilayah kota/kabupaten yang telah mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi dalam tata kelola sehari-hari dengan tujuan untuk mempertinggi efisiensi, memperbaiki pelayanan publik, dan meningkatkan kesejahteraan warga,” pungkas Ramadansyah.

 

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait