Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Pemkab HSS Libatkan PKM

Teks foto :  TANDA TANGAN- Pj Bupati HSS Hermansyah menyaksikan penandatanganan kerjasama Dinas PUTR dengan KSM.(Kominfo)(kalselpos.com)

Kandangan, kalselpos.com – Dinas Pekerjaan Umum Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) melakukan kontrak kerjasama dengan 29 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) untuk melakukan intervensi stunting dan kemiskinan ekstrem, Rabu (22/5/2024).

 

Bacaan Lainnya

Kerjasama ditandai dengan penandatangan MoU antara PPK kegiatan Gebrak Sehati, DAK Air Minum, DAK sanitasi dengan para KSM yang disaksikan oleh Penjabat (Pj) Bupati HSS Hermansyah dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Teddy Soetedjo, di aula Dinas PUTR setempat.

 

Kepala Dinas PUTR Kabupaten HSS Teddy Soetedjo mengatakan, kerjasama dilakukan sebagai tindak lanjut beberapa kendala dan permasalahan tentang air minum dan sanitasi, yang ikut menyumbang angka stunting dan kemiskinan ekstrem.

 

Untuk itu, kata Teddy, Dinas PUTR Kabupaten HSS ikut berpartisipasi dengan program intervensi, guna memperbaiki pola sanitasi dan sistem air bersih.

 

Selan itu, juga untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan mencegah jenis penyakit, yang diakibatkan air minum yang dikonsumsi.

 

“Program kegiatan ini dananya diambil dari anggaran DAK dan APBD 2024, sebesar Rp13 milyar lebih,” ujar Teddy.

 

Sementara itu, Pj Bupati HSS Hermansyah berharap penandatanganan bukan sekedar seremonial belaka, namun menjadi salah satu upaya sungguh-sungguh, untuk ikut bersama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

 

Saat ini, kata Hermansyah, angka sunting di Kabupaten HSS masih 18 persen, yang ditarget tuntas 2024, termasuk angka kemiskinan ekstrim di tahun ini bisa menjadi nol persen.

 

“Semoga melalui kerjasama sama ini, kita bisa mensejahterakan masyarakat,” ujar Pj Bupati Hermansyah.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait