Dinas Perpustakaan Batola gelar Talkshow Literasi Minat Baca

Ket foto : Sekretaris Daerah Pemkab Batola, Zulkipli saat membuka acara Talk Show Literasi di halaman kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Batola.(ist)

Marabahan,kalselpos.com – Pj. Bupati Barito Kuala Mujiyat diwakili oleh Sekretaris Daerah Zulkipli membuka acara Talk Show Literasi bersama Bunda Literasi Suharyanti dan Penulis di halaman Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Barito Kuala Dihadiri Komunitas literasi Sekolah Menengah Atas, para Guru dan penulis lokal, Senin (27/11).

Didukung oleh PT. Gramedia yang memberikan hadiah buku pada peserta talk show juga bantuan buku untuk dua desa yaitu Beringin dan Sungai Pitung di Barito Kuala.

Bacaan Lainnya

Kepala Dispersip Batola Siti Aminah katakan acara talk show yang berlangsung sebagai upaya mengkampanyekan gemar membaca sehingga literasi para generasi muda semakin baik. “Tujuan meningkatkan budaya literasi generasi Z dan Alpha agar menjadi generasi yang cerdas memiliki skill komunikasi yang baik, kreatif, inovatif, dan mampu berdaya saing, “ungkapnya.

Pj Bupati Mujiyat dalam sambutan tertulisnya menyampaikan perpustakaan yang dikelola dengan baik sebagai langkah nyata pemerintah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. “Utamanya dengan mendorong peningkatan ilmu pengetahuan dan pendidikan bagi masyarakat melalui bahan bacaan yang informatif jugamendukung visi Presiden mewujudkan sumber daya manusia yang unggul dan tangguh, “katanya.

Literasi yang baik diharapkan Mujiyat mempunyai kontribusi yang positif untuk membangun kreativitas, inovasi meningkatkan kecakapan dan keterampilan yang berguna. Mujiyat juga mengajak masyarakat untuk memahami literasi yang bukan hanya mengenal huruf dan kata akan tetapi literasi yang mampu mendorong kreativitas generasi muda demi kemajuan diri, daerah dan bangsa.

Dihadapan para siswa, Bunda literasi Suharyanti yang juga menjadi narasumber memberikan motivasi membaca. Ia memandang di era perkembangan teknologi gadget tentu memiliki dampak ketergantungan akan tetapi para siswa tetap harus berpengetahuan dengan menggali minat baca melalui bacaan yang sesuai dengan usia dan minat.

“Pilihlah buku yang menarik untuk dibaca, memang perlu proses untuk kita mencintai dunia baca namun itu semua tergantung apa yang kita tanamkan pada diri yaitu kesadaran dan rasa keingintahuan mencari ilmu pengetahuan melalui membaca juga dengan banyak membaca kita memiliki kosakata yang baik, “pesan Suharyanti.

Turut menjadi Narasumber pula Sekda Batola Zulkipli bercerita bahwa dirinya juga sangat suka membaca buku. Kerap menjadi pilihan bacaannya adalah buku-buku jenis biografi, novel, buku bahasa asing dan berbagai buku lainnya untuk meningkatkan kecakapan diri. Zulkipli ingatkan untuk menjadi SDM yang berkualitas para siswa harus membangun budaya literasi mulai dari rumah.

“Meningkatkan minat baca perlu berbagai stimulan ragam bacaan, kemudian sesuaikan dengan minat dan setelahnya ada rasa kebutuhan untuk selalu membaca. Buku Jendela Dunia, denagn membaca pengetahuan dan wawasan bertambah sehinga kita tidak minder ketika bertemu dengan orang-orang hebat, “tutupnya.

Acara talk show literasi dipandu oleh Sri Wahidah mendatangkan penulis kenamaan Randu Alamsyah dan Duta Dispursip Muhammad Noor Fadillah yang sampaikan materi tips menulis dihadapan para siswa.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait