Kandangan, kalselpos.com – Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) apel gelar pasukan operasi zebra intan 2023 selama 14 hari dari 4 hingga 17 September yang mengedepankan kegiatan edukatif dan persuasif serta humanis yang didukung penegakan hukum secara elektronik baik statis maupun teguran simpatik.
“Operasi zebra intan 2023 digelar untuk menekan dan mengurangi angka kecelakaan lalu lintas (lakalantas), khususnya kematian, luka berat dan kerugian materil,” ujar Kapolres HSS AKBP Leo Martin Pasaribu, usai apel gelar pasukan operasi zebra intan 2023, Senin (4/8) di halaman Mapolres setempat.
Dikatakan Kapolres, lakalantas yang terjadi dari 2021 hingga 2022 mengalami peningkatan, dan diharapkan tahun ini bisa menurun melalui operasi zebra intan 2023.
“Mari kita bersama-sama meminimalisir pelanggaran dan lakalantas untuk menekan angka lakalantas untuk mewujudkan situasi Kamseltibcar di wilayah hukum Polda Kalsel,” ajak Kapolres HSS.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten HSS Muhammad Noor, mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) akan mendukung kegiatan operasi zebra intan 2023.
Menurut sekda, angka-angka yang disampaikan Kapolres menunjukan peningkatan dan 31 orang meninggal akibat lakalantas, sehingga warga masyarakat perlu menyadarkan diri agar tertib berlalu lintas guna menghindari terjadinya lakalantas.
“Kami minta masyarakat Kabupaten HSS disiplin dalam berlalu lintas baik kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga tidak terjadi lakalantas,” ujar Sekda Muhammad Noor.
Sementara itu, Dandim 1003/HSS Letkol Inf Bayu Oktavianto Sudibyo mengakan akan bersinergi dengan Polres HSS mendukung kegiatan operasi zebra intan 2023 yang dilaksanakan semalam 14 hari di Kabupaten HSS.
“Jika ada pelanggaran dilakukan oleh anggota TNI, maka nanti akan ditangani langsung oleh Polisi Militer (PM),” ujar Dandim 1003/HSS.
Ia berharap, melalui sinergitas bersama semua pihak terkait, bisa meminimalkan terjadi pelanggaran lalulintas yang bisa menyebabkan terjadinya lakalantas.





