Waduh, Sopir tega Pukul dan Sayat tangan Istri Siri dengan Silet

[]humas polres PENGANIAYA ISTRI - SB (45), terduga pelaku penganiayaan terhadap istri siri (kiri), dan kondisi tangan korban (kanan).

Amuntai,,kalselpos.com – Entah apa yang terbersit dalam pikiran SB (45). Ia diduga tega melakukan penganiayaan terhadap istri sirinya, yakni Ernawati, pada Selasa (02/05) lalu.

SB, warga Desa Pangkalan Sari, Kecamatan Sungai Pandan, ini , memukul korban dan menyayat tangan istrinya tersebut dengan menggunakan silet.

Bacaan Lainnya

Kapolres HSU, AKBP Moch Isharyadi F saat dikonfirmasi melalui Kasi Humas setempat, AKP Momo Jon Rodox menjelaskan, penganiayaan terjadi di dalam sebuah rumah di Desa Pangkalan Sari RT 1, Kecamatan Sungai Pandan. Saat itu, korban sedang berbaring di kasur, tetapi tiba-tiba terlapor SB datang dan menarik korban, yang kemudian terjadi penganiayaan.

“Korban dipukul di bagian pipi sebelah kanan satu kali dan memukul ke arah kepala beberapa kali. Bahkan, pelaku juga menyayat tangan kanan korban berkali-kali dengan menggunakan silet,” jelasnya, Kamis (04/05) siang.

Menurut Momo, korban yang merupakan warga Desa Pandulangan, Kecamatan Sungai Pandan tersebut, mengalami luka robek pada pipi sebelah kanan dan beberapa luka sayat di tangan kanannya. Dibantu saksi, korban akhirnya melaporkan kejadian ini ke Polsek Sungai Pandan.

Pelaku SB akhirnya berhasil diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sungai Pandan yang dibantu Unit Jatanras Polres HSU, Rabu (03/05) siang. “Terlapor SB diamankan, saat sedang berada di Pasar Itik Alabio. Usai diamankan terlapor dibawa ke Polsek Sungai Pandan bersamaan dengan barang bukti yang diamankan, berupa satu buah gunting panjang 14 Cm. Sedangkan potongan silet telah dibuang pelaku. Ia mengakui perbuatannya kepada polisi,” jelasnya.

Sebenarnya apa yang menjadi motif penganiayaan tersebut?

Saat dihubungi terpisah, Jumat (05/05) pagi, Kapolsek Sungai Pandan Iptu Abdurrahman mengungkapkan, terlapor SB dengan korban merupakan suami istri. SB cemburu dengan istri yang dinikahinya secara siri itu.

“Memang, keduanya menikah siri. Namun, sebelum Ramadan tadi sudah pisah rumah,” ungkap Kapolsek, mengutip dari keterangan pelaku.

“Jadi alasan pelaku melakukan penganiayaan tadi, akibat cemburu terhadap korban,” tuntasnya.

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait