Manfaatkan Lahan Rawa Musim Hujan, Dinas Pertanian HSS Perluas Pengembangan Padi Apung

Teks foto : PANEN- Bupati HSS Achmad Fikry bersama Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat panen padi apung di Desa Hamayung, Daha Utara.(Kominfo)

Kandangan, kalselpos.com – Memanfaatkan lahan rawa yang tidak bisa digunakan untuk tanam padi pada musim hujan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Hulu Sungai Selatan (HSS) melalui Dinas Pertanian setempat memperluas budidaya padi apung.

 

Bacaan Lainnya

“Pengembangan padi apung tahun 2023, Pemkab HSS masih dibantu oleh Pemerintah Provinsi Kalsel,” ujar Kepala Dinas Pertanian HSS Muhammad Noor, Kamis (4/5) saat rapat koordinasi bulanan.

 

Menurutnya, pembudidayaan padi apung masih menggunakan styrofoam, yang berfungsi sebagai pelampung, dengan media tanam terdiri dari tanah dan pupuk.

 

“Tahun ini kita mengembangkan padi apung sebanyak sebanyak dua ribu buah styrofoam,” ujar Muhammad Noor.

 

Ia mengatakan, dalam pengembangan padi apung tersebut, Pemkab HSS akan dibantu sebanyak 500 buah styrofoam dan 1.500 akan dianggarkan melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten HSS.

 

Dikatakannya, pengembangan padi apung tersebut rencana disebarkan ke beberapa kecamatan di Kabupaten HSS yang memiliki daerah rawa, agar menjadikan percontohan bagi masyarakat.

 

“Semoga percontohan pengembangan padi apung tersebut, menjadi daya tarik masyarakat untuk ikut mengembangkan tanaman padi apung,” ujarnya.

 

Selama ini, kata dia, lahan rawa cuma dimanfaatkan di musim kemarau, melalui padi apung lahan rawa bisa dimanfaatkan pada musin hujan.

 

“Jadi padi apung ini bisa jadi solusi warga kita memanfaatkan lahan rawa di musim penghujan,” ujarnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait