Pelopor dan Penggerak Perkoperasian di HSU Dapat Kado Manis

Penyerahan kado bingkisan dari Pemerintah Kabupaten HSU kepada Pelopor penggerak Perkoperasian di HSU. (Diskominfosandi)

Amuntai, kalselpos.com– Peringatan Hari Koperasi Nasional (HARKOPNAS) Ke-75 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) digelar, Selasa (20/9) tadi di Stadion Karias Amuntai.

Dihadiri Plt Bupati HSU sekaligus menyerahkan kado manis ke 10 orang pelopor dan penggerak perkoperasian di HSU.

Bacaan Lainnya

Mereka merupakan perwakilan dari Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI),Koperasi Wanita (KOPWAN),Koperasi Unit Desa (KUD) dan Koperasi Pegawai Negeri (KPN).

Bingkisan yang diberikan, dalam rangka HARKOPNAS itu, selain diberikan kepada orang yang berjasa dalam perkoperasian di HSU juga diberikan ke panti asuhan sebanyak dua bingkisan.

Husairi menjelaskan, pemerintah menggelorakan gerakan ‘ayo berkoperasi’ yang terhubung dengan program gerakan revolusi mental, hal ini bertujuan agar kaum milenial tertarik untuk berkoperasi sehingga literasi perkoperasian semakin meningkat.

Di perjalanan perkoperasian di Indonesia. Berbagai regulasi sudah dilakukan oleh pemerintah, baik dengan mengeluarkan regulasi baru, ataupun memperbaharui regulasi tersebut karena dukungan regulasi itu sangat penting.

“Dukungan regulasi menjadi langkah penting agar koperasi terus diminati, serta menciptakan ekosistem bisnis yang dinamis, adaptif dan akomodatif bagi kepentingan anggota dan masyarakat, sehingga koperasi dapat lebih lincah dan dinamis dalam menangkap berbagai peluang usaha,serta mendapat kepercayaan publik,” katanya.

Sementara itu M.Yunus yang sudah cukup lama menjadi salah satu pengurus koperasi di HSU ini mengharapkan, momentum peringatan HARKOPNAS ini menginginkan peran pemerintah, baik di daerah maupun dipusat, bukan hanya memberikan bimbingan dan pelatihan saja namun lebih dari itu.

“Mengingat adanya penurunan pendapatan koperasi saat ini, kami menginginkan adanya bantuan penambahan modal dari Pemerintah Kabupaten HSU. Kami mengharapkan, pemerintah dapat memfasilitasi kami soal kantor, mengingat sampai saat ini kami tidak mempunyai kantor atau tempat yang memadai,” ujarnya.

Masih menurut Yunus bahwa Pemerintah sudah tidak pernah lagi memberikan bantuan selain pembinaan dan pelatihan.

“Hampir 20 tahun, sudah tidak pernah ada lagi bantuan dari pemerintah, baik dari pemerintah daerah maupun dari pemerintah pusat, semoga ini didengar oleh institusi yang berwenang,” harapnya.

Sport.kalselpos.com

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait