Bupati Kotim Tegaskan Tidak Boleh Ada Kekerasan Dalam MPLS

Bupati Halikinnor memukul gong menandai dibukanya kegiatan MPLS se-Kabupaten Kotim yang dipusatkan di SMAN 2 Sampit, Selasa (12/7).(Foto: Prokopim Kotim)(kalselpos.com)

Sampit, kalselpos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotom), Halikinnor menegaskan, tidak boleh ada praktik kekerasan dengan dalih apapun dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Dia memerintahkan pihak sekolah mengawasi secara ketat.

Penegasan itu disampaikannya saat membuka kegiatan MPLS se-Kabupaten Kotim. Pembukaan MPLS dipusatkan di SMAN 2 Sampit. Acara ini juga dihadiri Ketua DPRD Kotim Rinie, Wakil Bupati Irawati, Ketua Komisi III DPRD Mariani, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Susiawati serta Kepala SMAN 2 Sampit Kodarahim.

Bacaan Lainnya

“MPLS harus dijauhkan dari praktik-praktik kekerasan, perpeloncoan, bullying dengan alasan yang tidak dibenarkan dan jauh dari hakikat nilai-nilai pendidikan kita,” kata Halikinnor di Sampit, Selasa (12/7/2022).

MPLS digelar secara serentak, khususnya di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan yang dimulai sejak Senin (11/7) ini akan berlangsung beberapa hari dengan berbagai materi yang sudah disiapkan panitia.

MPLS mempunyai peran dalam mengenalkan sistem yang ada di sekolah kepada peserta didik baru. Harapannya mereka juga bisa menyesuaikan diri dalam mengikuti dan mendukung program-program yang dijalankan pemerintah, termasuk melalui sekolah.

Kegiatan ini juga untuk memperkuat karakter peserta didik dan mengembangkan kompetensinya sebagai warga dunia yang aktif, melatih kemampuannya dalam menyelesaikan masalah di berbagai kondisi, serta memperlihatkan tanggung jawab dan kepedulian, serta isu-isu yang ada di sekitarnya.

Penguatan karakter sangat penting agar generasi muda selalu siap dalam menghadapi berbagai tantangan global di tengah kecepatan perubahan yang serba tidak menentu.

“Sekolah mempunyai peran penting sebagai garda terdepan dalam mengantisipasi. Sekolah diharapkan menyusun berbagai program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan peserta didik,” pungkas Halikinnor.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait