DLH Tanbu lakukan pembinanan sekolah Adiwiyata tahun 2022

Rombongan DLH Tanbu usai melakukan pembinaan sekolah Adiwiyata di SMPN 2 Kusan Hulu.(Foto: Istimewa)Kristiawan(kalselpos.com)

Batulicinkalselpos.com – Pemkab Tanah Bumbu (Tanbu) melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup sekaligus pembinanan sekolah Adiwiyata tahun 2022.

Pembinanaan Adiwiyata dari DLH melibatkan Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup (PPKLH) bersama Bidang Pengelolaan Sampah, Limbah, Bahan Beracun dan Berbahaya (PSLB3), Jumat 11 Februari 2021 kemarin.

Bacaan Lainnya

Kepala DLH Tanbu, Mahriadi Noor melalui Pejabat Fungsional Analis Kebijakan, Siti Fatimah mengatakan, pembinaan sekolah Adiwiyata ini dimulai sejak calon sekolah Adiwiyata kabupaten (CSAK) dengan jumlah 13 sekolah, Senin (14/2).

Kemudian gerakan pembinaan ini diawali pada pertengahan Januari sampai awal Februari 2022. “Alhamdulillah untuk hasilnya seluruh sekolah sasaran sudah terbina, dimulai dari Kecamatan Hilir, kemudian menyisir ke Batulicin, Sungai Loban, Satui Kusan Hulu dan berakhir di Teluk Kepayang,” kata Siti Fatimah.

Untuk selanjutnya terkait materi yang disampaikan berupa perbaikan folder bukti Adiwiyata yang sudah diperiksa oleh DLH untuk diperbaiki sekolah sekaligus melihat kondisi fisik lapangan sekolah.

Selain itu, dia juga menyampaikan, terkait dengan pengelolaan sampah berbasis bank sampah di sekolah juga sudah mulai berjalan.

Pada kesempatan itu juga DLH memberikan saran dan masukan meliputi enam aspek diantaranya, kebersihan sanitasi dan drainase, pengelolaan sampah, penanaman dan pemeliharaan pohon, konservasi air, konservasi energi dan inovasi.

Menurutnya, sekolah yang menjadi sasaran pembinaan dilakukan secara berjenjang, mulai dari Calon Sekolah Adiwiyata Kabupaten (CSAK) menjadi Sekolah Adiwiyata Kabupaten (SAK) dengan nilai minimal 70, CSAP menjadi Sekolah Adiwiyata Provinsi (SAP) nilai minimal 80, CSAN menjadi Sekolah Adiwiyata Nasional (SAN) nilai minimal 90 serta CSAM menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri (SAM) minimal memperoleh nilai 90 plus 3 sekolah binaan yang didampingi menuju Sekolah Adiwiyata Kabupaten.

Fatimah berharap, sekolah yang yang mengikuti program Adiwiyata dapat melaksanakan gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah guna mewujudkan perubahan perilaku yang signifikan terhadap kecintaan pada lingkungan hidup melalui perilaku ramah lingkungan baik secara terintegrasi dalam pembelajaran, ekstrakurikuler maupun kehidupan bermasyarakat.

Berikut daftar CSAK tahun 2022, SDN 4 Sungai Danau, SDN 1 Sungai Cuka, SMPN 1 Satui, SMPN 1 Kusan Hilir, SDN Muara Pagatan Tengah, SDN 2 Kusambi, SMPN 1 Kusan Hulu, SMPN 2 Kusan Hulu, SDN Kerta Buana, SMPN 4 Sungai Loban, SMP Gunung Sari Estate, SDN 1 Bayansari dan SMPN 2 Mantewe

Selanjutnya Calon Sekolah Adiwiyata Propinsi (CSAP) SDN 1 Angsana, SMPN 7 Kusan Hilir, SDIT Ar-Rasyid, SMPN 1 Batulicin dan SMPN 4 Mantewe

Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN) SMAN 1 Angsana, SDN 1 Manunggal, SDN 8 Kampung Baru, SMKN 2 Simpang Empat dan SMPN 2 Sungai Loban serta terkahir Calon Sekolah Adiwiyata Mandiri (CSAM) SMAN 1 Satui.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait