Syahrani akhirnya dibawa ke RSJ Sambang Lihum

Pemkab Kotabaru membawa Syahrani ke RSJ Sambang Lihum Banjarbaru melalui Dinas Sosial Kotabaru untuk mendapatkan perawatan dan rehabilitasi. Ardiansyah (kalselpos.com)

KOTABARU, kalselpos.com – Kondisi Keluarga Syahrani, warga Rt.05 Desa Langkang Lama, Kecamatan Pulaulaut Timur, yang terus mengurung diri dirumah mendapat perhatian serius dari Pemkab Kotabaru.

Pagi tadi, Kamis (20/01), Ketua TP PKK Kotabaru Hj Fatma Idiana Sayed Jafar bersama Dinas Sosial dan jajaran mengunjungi kediaman Syahrani.

Bacaan Lainnya

Kedatangan Ketua TP PKK Kotabaru beserta rombongan itu guna memberikan motivasi serta penanganan terhadap keluarga Syahrani yang diduga mengalami Gangguan Sosial.

“Kami memberikan dukungan moral kepada istri dan anak bapak Syahrani, agar bisa kembali menjalani hidup normal dalam bermasyarakat tanpa ada tekanan terkait apa yang selama ini mereka alami,” terang Hj Fatma.

Adapun penanganan yang dilakukan Pemkab Kotabaru yakni membawa Syahrani ke RSJ Sambang Lihum Banjarbaru melalui Dinas Sosial Kotabaru untuk mendapatkan perawatan dan rehabilitasi lebih lanjut didampingi kakak kandung Syahrani.

Untuk Istri dan Anak bungsu Syahrani sementara tinggal bersama kakak Kandungnya di Rt.05 Desa Langkang Lama Kecamatan Pulau Laut Timur.

Sedangkan Muhammad Abduh, Anak Pertama Syahrani oleh pamannya dibawa ke Pondok yang ada di Desa Salino Kecamatan Pulau Laut Tengah untuk mendapatkan pendidikan yang layak.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut forkopimca Pulaulaut timur, Sekretaris DPPPA KB Kotabaru dan staf, Kades dan Ketua RT setempat, serta pihak keluarga Syahrani.

Untuk diketahui, Syahrani bersama istri dan 2 orang anaknya lebih dari 6 bulan mengurung diri dalam rumah tanpa berinteraksi sosial dengan masyarakat.

Syahrani yang merupakan ASN (Pegawai Negeri Sipil) di KUA Kecamatan Pulau Laut Timur sudah hampir dua tahun tidak masuk kerja.

Berdasarkan wawancara terhadap keluarga Syahrani oleh Dinas PPPAI Kotabaru diduga Syahrani mempunyai pola pikir ke arah paranoid, dan istri serta anak-anaknya dilatih makan tepung terigu yang dimasaknya (lempeng) setiap hari yang menurutnya nanti akan berguna dikehidupan akhirat.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.