Tertimpa tembok Pasar Antasari, Pihak Rumah Sakit Pastikan Ibu dan Bayi Meninggal Bersamaan

  • Whatsapp
Jenazah korban diberangkatkan ke rumah duka.Hafidz(kalselpos.com)

BANJARMASIN, kalselpos.com – Insiden mobil Pickup menabrak tembok Pasar Antasari pada Jumat (14/1) dini hari tadi tidak hanya merenggut nyawa pedagang ayam yang tertimpa reruntuhan. Dalam insiden tersebut, bayi yang ada didalam kandungan Laila Zahroh Maisaroh (26) warga Jalan HKSN Kompleks Herlina Kelurahan Alalak Selatan, Banjarmasin Utara, juga tidak terselamatkan.

“Bayinya meninggal juga bersamaan dengan ibunya.Usia kehamilan 8 bulan, tentu dengan berhentinya detak jantung ibunya, maka akan berhentilah aliran darah ke bayinya, dan dalam hitungan menit sibayinya dipastikan meninggal juga,” terang Wandi salah seorang petugas di kamar Pemulasaraan jenazah RSUD Ulin Banjarmasin.

Bacaan Lainnya

Informasi dihimpun di kamar Pemulasaraan Jenazah RSUD Ulin Banjarmasin, bahwa korban dimandikan dan dikapankan di lokasi itu dan sebelum diberangkatkan ke Bangkalan Madura untuk dimakamkan ke kampung Halamannya. Jasadnya dikabarkan disemayamkan dan disalatkan di rumah orang tuanya di Gang Timor-timor Pekapuran Banjarmasin Tengah, tak jauh dari Pasar Sentra Antasari.

Sementara sang sopir berinisial MS (42) sudah diamankan Polsek Banjarmasin Tengah.

“Sopirnya sudah kami amankan dan dilakukan pemeriksaan. Begitu juga dengan para saksi,” kata Kapolsek Banjarmasin Tengah Kompol Susilo.

Susilo mengatakan, kronologis berawal saat Sopir mobil Pickup warga Desa Buluh Kuning, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru, hendak memarkirkan mobilnya. Namum tidak sengaja menginjak gas tanpa menginjak kopling, sehingga mobil itu menabrak tembok yang membuat runtuh seketika.

“Ketika memasukan perseneling itu langsung meluncur bebas, lalu menabrak pagar parkiran hingga jebol. Reruntuhan itu menimpa korban yang sedang menyusun dagangan ayamnya, korban seketika tewas di lokasi kejadian,” jelas Susilo.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.