Kotabaru, kalselpos.com – Sebanyak 415 Santri dari Rumah Tahfidz Saijaan mengikuti wisuda ke-8 dan Khotmil Qur’an ke-2 bertempat di Gedung Paris Barantai Kotabaru, Minggu (19/12).
Adapun dari 415 santri itu terbagi dari katagori 1 surah, 3 surah, 5 surah, setengah jus, 1 jus, 2 jus, 3 jus, 5 jus, 10 jus dan 15 jus sedangkan untuk Khotmil Qur’an sendiri diikuti sebanyak 65 Hafiz Hafizah dengan metode Tilawatil.

Tampak hadir diacara wisuda ini Asisten II Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Sekda Kotabaru H Akhmad Rivai, Ketua MUI, Pengasub Rumah Tahfidz Saijaan, para tenaga pendidik dan orang tua santri, para santri yang diwisuda serta tamu undangan yang hadir.
Dalam sambutan Bupati yang dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru H Akhmad Rivai mengatakan, atas nama Pemerintah Kabupaten Kotabaru mengucapkan terima kasih pada Rumah Tahfidz Saijaan yang telah memberikan sumbangsih yang besar bagi Kotabaru terutama dalam hal peningkatan sumber daya manusia melalui kegiatan Khotmil Qur’an dan wisuda santri ke-8 tahun 2021 ini.
Kegiatan Khotmil Qur’an dan wisuda santri Rumah Tahfidz Saijaan memiliki peran penting dalam upaya menumbuhkan rasa kecintaan sekaligus meningkatkan minat baca Al-Qur’an di kalangan masyarakat serta akan semakin menambah para penghapal Al-Qur’an yang akan menyiarkan agama Islam di Kabupaten Kotabaru.
“Saya atas nama pribadi mengucapkan selamat dan bangga kepada para santri Rumah Tahfidz Saijaan yang akan diwisuda. Wisuda bukan berarti sudah selesai membaca Al-Qur’an melainkan merupakan langkah awal untuk memperdalam isi kandungannya sekaligus menghayatinya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Asisten II Sekda H Akhmad Rivai ini.
Lebih jauh dibeberkan pula, tentunya dengan adanya wisuda ini akan dapat memicu semangat para santri untuk terus berinteraksi dengan Al-Qur’an khususnya dalam menghafalkan, memahami dan mengamalkannya di kehidupan sehari-hari.
“Jangan pernah merasa selesai menuntut ilmu teruslah meningkatkan kemampuan hafalan serta amalkan dan tunjukan akhlak mulia sesuai dengan hafalan tersebut sehingga terwujud Islam yang Rahmatan Lil Alamiin,” ungkapnya.
Kepada para wisudawan dan wisudawati diharapkan nantinya dapat melanjutkan hafalannya menjadi 30 jus sehingga dapat meraih gelar sebagai hafidz dan hafidzah yang Insa Allah dapat memberikan Fiddunya Wal Akhirah.
“Para orang tua santri dan masyarakat umumnya diharapkan dapat menanamkan pendidikan agama sejak dini kepada anak-anaknya agar mereka dapat tumbuh dan berkembang dengan pondasi agama yang kokoh dan kuat karena anak dan generasi muda sekarang adalah harapan dan tumpuan kita yang akan melanjutkan pembangunan di masa mendatang,” jelasnya.
Ia juga menerangkan bahwa, jadikan kegiatan khotmil Qur’an dan wisuda santri ini sebagai landasan untuk menseimbangkan ilmu pengetahuan umum dan teknologi dengan ilmu agama karena salah satu penyebab lemahnya sumber daya manusia adalah karena tidak seimbangnya kedua ilmu tersebut.
“Saya juga memberikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi pada guru, ustadz dan ustadzah yang ada di Rumah Tahfidz Saijaan ini yang secara iklas dan istiqomah membimbing para santri demi tujuan yang mulia ini semoga segala pengabdian selama ini akan dicatat sebagai amal ibadah bagi mereka semua,” jelasnya kemudian.
Sementara itu Ketua Panitia Pelaksana Akhmad Husaini juga mengatakan, ucapkan terima kasih atas kehadiran dari pihak Pemerintah Daerah serta juga kepada para Ustad Ustadzah yang telah membimbing para santri.
“Terima kasih juga kami ucapkan untuk para donatur yang sudah membantu rumah Tahfidz Saijaan,” tandasnya.
Untuk diketahui pengukuhan ini sendiri dipimpin langsung oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kotabaru serta dilanjutkan dengan penyerahan medali secara simbolis pada santri yang di wisuda.
Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com





