Dua tersangka Pelaku Pencurian di Kotabaru ternyata ‘Anak – anak’

  • Whatsapp
[]polres kotabaru TERSANGKA PENCURI - Inilah satu dari tiga tersangka pencurian, yakni SL (18), usai diamankan jajaran Satreskrim Polres Kotabaru.(kalselpos.com)

Kotabaru, kalselpos.com– Aksi pencurian di sebuah rumah di Kotabaru, ternyata melibatkan dua anak di bawah umur, masing – masing NA dan HA yang masih berusia 13 tahun.

Kedua diamankan bersama seorang rekannya, yakni SL (18), warga Desa Hilir Muara, Kecamatan Pulaulaut Sigam.

Bacaan Lainnya

Kapolres Kotabaru melalui Kasat Reskrim setempat, AKP Abdul Jalil SIK, kepada kalselpos.com, Kamis (21/10/21) siang, membenarkan jika pihaknya baru saja mengamankan tiga tersangka pencurian, di mana dua di antaranya adalah anak di bawah umur.

Dari hasil Introgasi petugas Sat Reskrim Polres Kotabaru, ketiga tersangka telah melakukan pencurian di rumah milik Maria Elfina, seorang ASN di Pemkab Kotabaru, pada Kamis (14/10/21) pekan lalu.

Dari aksinya tersebut, ketiga tersangka yang masih tergolong anak – anak tersebut, berhasil mengasak sebuah drone, kamera, tabung gas elpiji 5 Kg, gitar akuistik, helm serta uang tunai sebesar Rp200 ribu milik korbannya.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, aksi pencurian berawal saat korban Maria Elfina meninggalkan tempat tinggalnya, pada 28 September 2021 lalu, untuk cuti pulang kampung ke Labuan Bajo, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Lantas, setelah 22 hari pulang kampung, setibanya kembali ke Kotabaru, Maria Elfina justru menemukan tempat tinggalnya telah dibobol maling.

Atas kejadian tersebut, korban pun langsung melaporkan kasusnya ke Polres Kotabaru.

Tak berselang lama, usai melakukan penyelidikan, jajaran Satreskrim Polres Kotabaru akhirnya mampu mengamankan tiga tersangka pencurian tersebut.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.