Ampun, usai ‘dicekoki’ Miras Oplosan, Gadis 16 tahun ini dipaksa layani 3 Pria sekaligus

  • Whatsapp
Istimewa TERSANGKA PERSETUBUHAN - Tiga tersangka pelaku persetubuhan anak di bawah umur, usai diamankan jajaran Polres Tanbu.(kalselpos.com)

Batulicin,kalselpos.com – Seorang gadis belia, warga Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Lau (Tala), diduga jadi korban perkosaan tiga pemuda.

Tak tanggung – tanggung, iapun terpaksa ‘melepaskan kegadisannya’, usai digilir secara bergantian.

Bacaan Lainnya

Sebelum disetubuhi oleh ketiga tersangka, perempuan yang malang berusia 16 tahun tersebut, mengaku sempat dicekoki minuman keras (miras).

Informasi yang berhasil dihimpun kalselpos.com, menyebutkan, nasib yang dialami gadis berinisial N (16), warga Kecamatan Kintab, Tala, ini berawal pada Jumat (24/9/21) lalu, sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat itu korban N yang berada di Taman Edukasi Pasar Minggu, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), sebelum dijemput kenalannya, yakni tersangka MI (19) yang datang bersama dua rekannya, RP (19) dan MF (17).

Selanjutnya, korban dibawa ketiga tersangka bersantai sambil minum-minuman yang sudah dioplos dengan alkohol.

Lantaran tak terbiasa mengkonsumsi minuman keras (miras) oplosan tersebut, gadis 16 tahun itupun langsung pusing dan setengah tak sadarkan diri.

Melihat ‘sasarannya’ sudah tak berdaya, ketiga tersangka lantas membawa korban ke pabrik Es Balok, yang berada di Jalan Borneo, Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Simpang Empat,

Tepat di belakang pabrik es tersebut, kebetulan ada sebuah rumah kosong, dan di tempat itulah korban pertama kali disetubuhi oleh ketiga tersangka secara bergantian.

Tak berhenti sampai disitu, korban lantas dibawa lagi ke rumah MI bersama RP.

Di tempat kedua ini, korban kembali dipaksa melakukan hubungan badan oleh MI sebanyak dua kali.
Selanjutnya, korban dipaksa lagi melakukan hal yang sama oleh RP, sebanyak satu kali.

Singkat cerita, peristiwa yang menimpa gadis malang tersebut, kemudian dilaporkan korban kepada pamannya, M (47), kasusnya pun kemudian dilaporkan ke Polres Tanbu.

Selang satu hari, usai menerima laporan tersebut, Unit Resmob Polres Tanbu, lansung bergerak sebelum berhasil melakukan penangkapan terhadap ketiga tersangka.

Pertama MI dan RP ditangkap, pada Sabtu (25/9/21) malam, sekitar pukul 22.30 Wita.

Selanjutnya, tersangka MF diringkus, pada Minggu (26/9)21) dini hari, sekitar pukul 00.00 Wita, di Jalan Singosari, Kelurahan Tungkaran Pangeran, Kecamatan Simpang Empat.

Kapolres Tanbu, AKBP Himawan Sutanto Saragih SH SIK melalui Kasi Humas Polres setempat, AKP H I Made Rasa, Minggu, (26/9) pagi, membenarkan peristiwa tersebut.

“Kini ketiga tersangka ditahan di Mopolres setempat, guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” jelasnya.

Berita lainnya Instal Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.