Banjarmasin, kalselpos.com
Momentum Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga refleksi terhadap tantangan pendidikan, termasuk menjelang PPDB SMA/SMK di Kalimantan Selatan.
DPRD Kalsel menyoroti persoalan klasik yang terus berulang setiap tahun, yakni keterbatasan daya tampung dan ketimpangan kualitas antar sekolah. Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Banjar, Ahmad Sarwani, menilai pemerataan mutu pendidikan harus menjadi prioritas.
“Kita perlu pemerataan kualitas sekolah, jangan hanya terpusat di sekolah favorit,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sosialisasi menyeluruh kepada masyarakat terkait mekanisme PPDB. Menurutnya, kurangnya informasi kerap menimbulkan kebingungan di kalangan orang tua dan calon siswa.
Sarwani mendorong pemerintah daerah memanfaatkan berbagai kanal komunikasi agar informasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Melalui semangat Hardiknas, DPRD berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pelaksanaan teknis, tetapi juga menghadirkan sistem pendidikan yang inklusif dan merata. Dengan demikian, PPDB 2026/2027 diharapkan mampu mencerminkan keadilan dan kesempatan yang setara bagi seluruh peserta didik.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





