Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Diminta Ikut Sebagai Pelopor Penanganan Covid-19

SAMBUTAN-Bupati HSU H Abdul Wahid HK memberikan sambutan saat pelantikan pengurus baru PC IMM dan Pimpinan Komisariat (PK IMM) HSU di halaman sekretariat bersama Muhammadiyah Sabtu (21/8). (ist)(kalselpos.com)

Amuntai, kalselpos.com – Pengurus Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) HSU dapat turut serta membantu pemerintah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) sebagai pelopor dalam upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan Covid 19 serta membantu program pembangunan di Kabupaten HSU.

Hal ini diutarakan Bupati HSU H Abdul Wahid HK terhadap pengurus baru PC IMM HSU dan Pimpinan Komisariat (PK IMM) Jaferi Umar usai pelantikan di halaman sekretariat bersama Muhammadiyah HSU, Sabtu (21/8).

Bacaan Lainnya

“Mereka dan seluruh mahasiswa dapat menjadi pelopor dalam upaya pencegahan penyebaran dan percepatan penanganan covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, agar Indonesia menjadi tangguh dan tumbuh,” kata Bupati Abdul Wahid.

Perlu diketahui, acara pelantikan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 5 M. Hal ini tentunya mengingat kondisi Pandemi Covid-19 yang saat ini masih terjadi di seluruh daerah di Indonesia bahkan di dunia.

Pentingnya, mahasiswa untuk tetap menjaga Protokol Kesehatan Covid-19 saat dimana saja. Dengan demikian, dapat meminimalisir dan menghindari penyebaran virus corona tersebut.

Di sisi lain, Bupati Wahid menyebutkan, pelantikan ini merupakan suatu tahapan untuk keberlangsungan organisasi ini sesuai hasil musyawarah daerah beberapa waktu yang lalu.

“Setelah ini, kepengurusan dapat melaksanakan program-programnya. saya berharap, saudara sekalian mempunyai komitmen yang sama dan soliditas dan militansi, untuk memajukan organisasi ini ke arah yang lebih baik serta bersinergi dan menjalin kerjasama dengan pemerintah daerah, khususnya dalam rangka mensukseskan pelaksanaan berbagai program pembangunan,” imbuhnya.

Bupati juga mengingatkan, bahwa IMM merupakan organisasi otonom yang lahir dari rahim Muhammadiyah, maka kepribadian IMM juga kepribadian Muhammadiyah, anggotanya juga harus tercermin dalam setiap tutur kata dan sikap perbuatan serta aktivitas dan gerakannya.

Ia juga mengharapkan, para kader IMM memiliki jiwa keagamaan yang kuat dan harus memiliki akhlak yang mulia, ditambah lagi kader IMM dapat turun bermasyarakat dengan memanfaatkan ilmu dan intelektualitasnya yang digembleng di organisasi dan kampus.

“Begitu pula segala tata interaksi sosial harus sesuai aturan hukum dan syariah sehingga tercipta masyarakat harmonis serta mewujudkan ukhuwah islamiyah yang dilandasi keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, ” pesannya.

Terlepas dari itu, tentang ihwal tantangan perkembangan digitalisasi informasi, Bupati mengingatkan agar para pengurus dan anggota PC IMM HSU agar tidak terpengaruh akan dampak negatif, pesatnya perkembangan teknologi dan modernisasi, salah satunya budaya hedonisme, materialisme dan pragmatisme.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait