Kasus narkoba meningkat selama PPKM

Ilustrasi.(ist)(kalselpos.com)

kalselpos.com – Selama masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jakarta kasus narkoba terjadi peningkatan.

Hal ini dikatakan Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Arman Depari di Pondok Kopi, Jakarta, Jumat (6/8/2021).

Bacaan Lainnya

“Sampai bulan Juni kemarin ada indikasi terjadi kenaikan. Banyak penyitaan yang dilakukan petugas baik polisi dan BNN terhadap banyak jenis narkoba termasuk sabu dan ganja termasuk narkoba jenis baru,” ujar Arman.

Menurutnya kenaikan kasus penyalahgunaan narkoba selama PPKM membuktikan bahwa permintaan barang haram tersebut di tengah masyarakat masih tinggi.

“Artinya kalau pasokan itu naik ada kemungkinan permintaan dari masyarakat naik,” ujar Arman Depari.

Arman Depari menambahkan bahwa salah satu modus yang digunakan oleh para pelaku kejahatan adalah dengan memanfaatkan situasi PPKM dengan menyalurkan narkoba menggunakan mobil logistik.

“Pengalaman kita beberapa bulan lalu bahwa sindikat narkoba memanfaatkan situasi lock down dengan menggunakan kendaraan pengangkut logistik diisi dengan narkoba,” ujar Arman Depari.

Para pelaku kejahatan narkoba tersebut, kata Arman, menggunakan mobil logistik bahan kebutuhan pokok untuk melewati pos penyekatan PPKM.

“Tentu saja maksudnya kalau ada pemeriksaan petugas memudahkan mereka lewat,” tukasnya.

(Aplikasi Kalselpos.com)

Pos terkait