Cegah Lonjakan Kasus Covid-19, Sejumlah Perbatasan di HSU Turut dijaga

  • Whatsapp
PENINDAKAN-Pelaksanaan penindakan bagi masyarakat yang ingin mudik, setiap harinya perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dijaga ketat oleh petugas gabungan.(ist)

Amuntai, kalselpos.com – Pelaksanaan penindakan bagi masyarakat yang ingin mudik, setiap harinya perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dijaga ketat oleh petugas gabungan.

Pemerintah telah menetapkan peniadaan mudik lebaran berlaku mulai 6 Mei – 17 Mei 2021.

Bacaan Lainnya

Penertiban sudah mulai dilaksanakan di beberapa Pos diambil untuk mencegah penyebaran covid-19 khususnya di wilayah HSU, Senin (10/5/2021).

Hal ini menindaklanjuti Surat Edaran Gubernur Kalimantan Selatan Nomor : 065/1836/Dinkes/2021 tentang peniadaan mudik hari raya idul fitri tahun 1442 hijriah dan upaya pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) selama bulan suci ramadhan di Provinsi Kalimantan Selatan dan Surat Edaran Bupati Hulu Sungai Utara Nomor: 443.1/082/BPBD/2021 tentang peniadaan mudik hari raya idul fitri tahun 1442 hijriah dan upaya pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) selama bulan suci ramadhana di Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Adapun untuk pengamanan didirikan di beberapa titik strategis, yaitu Pos pelayanan di kota amuntai, pos pengamanan perbatasan HSU-Tabalong, pos perbatasan HSU – HST serta pos pengamanan di kecamatan paminggir.

Kapolsek Amuntai Utara IPDA Budi Aji saat ditemui di Pos Pengamanan perbatasan HSU-Tabalong yang berlokasikan di makam pahlawan Desa Tayur, Kecamatan Amuntai Utara Kabupaten HSU.

“Untuk pelaksanaan penyekatan kepada para pengguna jalan tentunya akan dicek surat-surat seperti SKM, surat melaksanakan kegiatan dinas dari satuannya atau instansi terkait, serta dilakukan pengecekkan suhu tubuh, apabila ditemukan suhu tubuh lebih dari 38 derajat maka akan dilakukan swab dan rapid test yang sudah disediakan di masing-masing pos pengamanan yang langsung diawasi oleh dinas kesehatan, sedangkan untuk kegiatan pengamanan ini kita laksanakan selama 1X24 jam,” ujarnya.

Adapun kegiatan peniadaan mudik hari raya idul fitri tahun 1442 hijriah dan upaya pengendalian penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19) selama bulan suci ramadan ini dilaksanakan oleh Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan BPBD HSU.

Ia menambahkan, sampai sejauh ini ditemui masyarakat yang tidak memegang surat-surat atau kriteria untuk memasuki atau keluar dari daerah kabupaten HSU yang selanjutnya akan diarahkan untuk putar balik agar kembali ketempat atau ke rumah masing-masing guna menghindari penyebaran covid-19.

kalselpos.com: Berita Terkini Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.