Penerapan sanksi hukum tetap utamakan Asas Praduga Tak Bersalah

  • Whatsapp
Ketua Advokat D'Perfect Lawyer & Partner Kota Banjarmasin, H. Dudung A. Sani.(Ist)

Banjarmasin, kalselpos.com– Sebagai warga negara yang baik perlu memahami dan menyimak kembali bahwa setiap perbuatan melanggar hukum pasti ada sanksinya (every act violating the law has a penalty).

“Oleh karena itu setiap sikap prilaku Warga Negara Indonesia (WNI) diawasi oleh peraturan perundang–undangan,” ujar
Ketua Advokat D’Perfect Lawyer & Partner Kota Banjarmasin, H. Dudung A.Sani SH M.Ag kepada kalselpos.com, Sabtu (06/02).

Bacaan Lainnya

Warga negara dan penyelenggara negara maupun aparat penegak hukum tidak bebas untuk melakukan, berbuat sesuatu apalagi menyatakan seseorang dianggap bersalah.

Semua dibatasi aturan yang berlaku, apalagi jika ada dugaan perbuatan yang dianggap keliru tentu ada protapnya, tidak harus serta merta dijatuhkan sanksi.

“Harus dikaji terlebih dahulu substansi kesalahannya dan ada aturan yang menggiringnya dan tetap mempedomani asas praduga tak bersalah,” terangnya.

Aparatur penegakan hukum itu memiliki protapnya masing-masing dan hal inilah yang menjadi pedoman bagi mereka untuk bertindak dan memutuskan sesuatu dan penerapan sanksi tetap mengutamakan asas praduga tak bersalah.

Proses dan penelusuran sebuah perkara itulah tali kendali untuk menentukan bersalah atau tidak bersalah termasuk di dalamnya harus memiliki dasar atau asas peraturan perundang-undangan yang mengaturnya.

Maka dari itu dalam proses penelusuran hingga penetapan sanksi sebuah perkara baik perkara perdata maupun pidana sangat dibutuhkan kemahiran berpikir logis agar dapat
menghasilkan kesimpulan yang benar.

“Berpikir sesuai logika, rasional, dan masuk akal karena ada dasar hukumnya. Agar menghasilkan kesimpulan yang benar, sistematis dan objektif,” tukas Ketua Tim Lawyer Pers Media Nasional CEO Indonesia Kalsel ini.

kalselpos.com: Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari ini Banjarmasin Kalimantan Selatan dan Nasional

Download aplikasi kalselpos.com versi android  kami di Play Store : Aplikasi Kalselpos.com

Penulis: Sidik
Editor: Bambang CE

Kebijakan Redaksi kalselpos.com
Redaksi berhak menghapus dan atau menutup komentar yang dinilai tidak etis.
Penulis Komentar tidak etis bertanggung jawab penuh atas akibat hukum yang ditimbulkannya