Tertarik Sistem Syariah, Dokter Spesialis Otopedi dari Luwu Pindah ke RS Hasan Basry

  • Whatsapp
SILATURAHMI- Direktur BLUD RSU‎ Brigjen H Hasan Basry Kandangan, dr Rasyidah bersama dr Faisal, silaturahmi dengan Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry.(Humas)

Kandangan, kalselpos.com– Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum (RSU) Brigjen H Hasan Basry Kandangan kedatangan dokter spesialis ortopedi (spesialis Tulang) pindahan dari Kabupaten Luwu, Sulawesi.

Kamis (25/6) Direktur BLUD RSU‎ Brigjen H Hasan Basry Kandangan, dr Rasyidah bersama dokter spesialis ortopedi, dr Faisal, bersilaturahmi dengan Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, diruang kerja bupati.

Bacaan Lainnya

‎Direktur BLUD RSU‎ Brigjen H Hasan Basry Kandangan, dr Rasyidah, mengatakan dr Faisal sudah datang setengah bulan yang lalu di Bumi Antaludin, dan sudah menjalani masa karantina selama 15 hari.

‎”Dan izin praktik dr Faisal sudah keluar, sehingga bisa segera bergabung dengan Tim BLUD RSU Brigjen Hasan Basry untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dokter Spesialis Ortopedi, dr Faisal, mengaku tertarik datang ke Kabupaten HSS untuk bergabung dengan BLUD RSU Brigjen Hasan Basry Kandangan karena rumah sakitnya sudah berbasis syariah.

“Saya tertarik pindak ke Kabupaten HSS karena RS-nya berbasis syariah, dan saya orang Islam. Semoga saya bisa bekerja dengan baik secara syariat Islam,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten HSS, Achmad Fikry, menyambut hangat dan mengucapkan selamat datang kepada dr Faisal bergabung dengan BLU RSU Brigjen H Hasan Basry untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

‎”Jika ada keperluan terkait alat sarana dan prasarana untuk penunjang kegiatan praktik, sampaikan kepada manajemen agar bisa dipersiapakan termasuk tenaga medis pembantu,” ujar bupati kepada dr Faisal.‎

kalselpos.com : Berita Terkini, Kabar Terbaru Hari Ini Banjarmasin Kalsel Kalimantan Nasional dan Dunia

Penulis : Sofan
Editor : Wandi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *