Pemkab HSU menggelar lomba perahu tradisional dan perahu naga di Sungai Nagara untuk memeriahkan HUT ke-81 RI dan persiapan Porprov 2029.
Amuntai, kalselpos.com –
Presiden RI Prabowo Subianto menunjuk Utusan Khusus Presiden Bidang Energi, Pangan, dan Infrastruktur, Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, untuk memimpin operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Selatan. Mandat penting tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Pertahanan melalui sambungan telepon pada Sabtu (22/8/2026).
Usai menerima instruksi, Haji Isam langsung bertolak ke Banjarmasin menggunakan pesawat pribadi untuk mengonsolidasikan kekuatan. Setibanya di bandara, ia segera menggelar rapat koordinasi terbatas bersama jajaran TNI, Polri, dan Forkopimda Kalsel demi memetakan kendala pemadaman di titik api.
Pertemuan tersebut mengidentifikasi tantangan utama di lapangan, yakni kondisi lahan gambut yang dalam dan sangat labil. Karakteristik medan ini membuat truk pemadam berukuran besar kesulitan untuk mendekati pusat kobaran api.
Guna mengatasi hambatan tersebut, Haji Isam mengarahkan strategi pemadaman darat dengan menyambungkan selang pemadam secara berantai. Teknik ini berhasil memperpanjang jangkauan pompa air hingga mampu menyentuh titik api di tengah rawa gambut.
Setelah merumuskan strategi, Haji Isam bersama rombongan langsung bergerak menuju kawasan Guntung Damar, Banjarbaru, untuk memimpin pemadaman secara langsung. Langkah taktis ini berjalan beriringan dengan agenda Presiden Prabowo yang juga bertolak ke Kalimantan demi meninjau penanganan bencana.
Melalui Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Presiden menginstruksikan seluruh jajaran di empat provinsi Kalimantan untuk bergerak bersama. Pemerintah memprioritaskan keselamatan warga dari dampak asap serta menegaskan penegakan hukum bagi para pelaku pembakar lahan.





