Kabel semrawut jatuh ke jalan, Pemko Banjarmasin Siap-siap tertibkan total

Teks foto :Petugas Dihsub Banjarmasin bersihkan kabel fiber optik jatuh di Jalan Kawasan Simpang Empat Belitung.(kalselpos.com)

BANJARMASIN, Kalselpos.com – Pembiaran kabel fiber optik yang semrawut akhirnya menuai konsekuensi. Insiden kabel menjuntai hingga jatuh ke badan jalan di kawasan Jalan S. Parman, Selasa (5/5) siang, menjadi titik balik sikap tegas Pemerintah Kota Banjarmasin, tak ada lagi kompromi.

 

Bacaan Lainnya

Kabel yang berserakan tak hanya merusak estetika kota, tetapi juga berubah menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara. Kondisi ini langsung memantik reaksi keras Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR.

 

“Saya minta tidak ada lagi kabel semrawut di kota ini. Kita bertransformasi menuju kota modern dengan utilitas yang tertata. Semua pihak harus patuh. Tidak ada toleransi bagi yang mengabaikan,” tegasnya.

 

Instruksi itu bukan sekadar peringatan. Pemerintah langsung bergerak cepat. Pelaksana Tugas Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Kominfotik) Banjarmasin, Fepbry Ghara Utama, mengungkapkan bahwa kabel putus di simpang empat Jalan S. Parman menuju Belitung sangat membahayakan pengguna jalan.

 

“Untuk masalah fiber optik yang putus di simpang tersebut memang sangat berisiko bagi pengguna jalan,” ujarnya.

 

Tanpa menunggu lama, Kominfo bersama Dinas Perhubungan turun langsung ke lapangan melakukan pembersihan dan penataan kabel yang menjuntai liar.

 

“Saat ini kami bersama Dishub membersihkan dan merapikan kabel agar tidak membahayakan,” jelas Fepbry.

 

Tak berhenti pada penanganan darurat, Pemkot juga menyiapkan langkah strategis. Evaluasi menyeluruh terhadap jaringan fiber optik bakal dilakukan, termasuk pemanggilan pelaku usaha penyedia jaringan.

 

“Sesuai arahan wali kota, jaringan fiber optik akan dievaluasi, ditata, dan ditertibkan. Kami juga akan melakukan audiensi dengan para pelaku usaha,” tambahnya.

 

Dari sisi infrastruktur, Sekretaris Dinas PUPR Banjarmasin, Ignasius Perdana Salan, menyebut opsi besar tengah disiapkan: memindahkan jaringan kabel ke bawah tanah.

 

“Ke depan akan ditata. Jika memungkinkan, akan dikaji sistem underground kabel, agar kejadian serupa tidak terulang dan wajah kota menjadi lebih rapi serta estetik,” pungkasnya.

 

Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store

Pos terkait