Banjarmasin, Kalselpos.com – Menjelang pelaksanaan Haul ke-6 KH Guru Zuhdi, Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin meningkatkan kesiapsiagaan dengan menempatkan personel dan sarana apung di sejumlah titik strategis perairan.
Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Dading Kalbu Adi, mengatakan pihaknya telah menyiagakan sebanyak 25 personel untuk mengamankan aktivitas masyarakat di jalur sungai yang diperkirakan mengalami peningkatan arus lalu lintas air.
“Pengamanan difokuskan di sejumlah titik perairan yang menjadi jalur utama masyarakat, baik yang menggunakan transportasi air maupun yang beraktivitas di bantaran sungai,” ujarnya. Rabu (11/02/2026) kepada Kalselpos.
Untuk mendukung pengamanan, Satpolairud menurunkan empat unit sarana apung, terdiri dari satu unit kapal tipe C2 KP 2005-28 dan tiga unit kapal tipe C3 masing-masing KP 1002-28, KP 1003-28, serta KP BABIN.
Adapun titik ploting personel dan kapal patroli yakni:
KP 2005-28 disiagakan (standby) di Sungai Martapura, tepatnya di kawasan Halte Air Korem.
KP 1002-28 standby dan melakukan patroli mobile di Sungai Barito serta Muara Kuin.
KP 1003-28 standby dan patroli mobile di kawasan Sungai AKT.
KP BABIN standby dan patroli mobile di Sungai Martapura sekitar Menara Pandang dan Siring 0 Kilometer.
Kompol Dading menegaskan, langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat selama rangkaian kegiatan haul berlangsung, khususnya di wilayah perairan yang menjadi akses penting bagi jemaah.
Pihaknya juga mengimbau masyarakat yang menggunakan transportasi sungai agar tetap mematuhi aturan keselamatan, termasuk menggunakan pelampung dan tidak melebihi kapasitas angkut, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Baca berita kalselpos lainnya, silahkan download Aplikasi Kalselpos.com di play store





